Minggu, 28 Agustus 2011

Waktu Berlalu


Selamat hari minggu...
Bagaimana kabar kalian? Yang berpuasa, tingal menghitung jam lagi karena beberapa saat lagi akan lebaran... horayyyy...

Minggu ini adalah awal dari minggu panjang yang akan saya habiskan dengan makan, tidur dan berjalan2. Menyenangkan ya.....
Saya berencana pergi kebandung sekedar untuk melepas penat mendekati hari raya nanti, tentunya bersama sahabat saya...

Malam ini ada kabar yang mengganggu pertapaan saya. Kakak saya mengatakan bertemu 'G' di gereja, bersama pacarnya. Apa saya sedih? Tidak. Hal ini entah kakak saya atau siapapun yang menyampaikan pada saya, tidak akan pernah membuat saya sedih lagi. Saya telah lama mengetahuinya.
Walau sedikit tegang mendengarkan kabar ini, bukan karena perasaan saya, tapi karena saya tidak tahu bagaimana harus bersikap dihadapan saudara saya. Dan mungkin nanti dihadapan orangtua saya. Saya bisa tersenyum karena memang ini tidak lagi menyakitkan seperti dulu. Tapi orang2 sekitar saya yang saya tahu perduli dan mencintai saya, rasanya tidak adil membiarkan mereka berpikir bahwa saya pasti bersedih. Saya tidak sedih. Percayalah. Bertahun2 saya berlajar mengiklaskan, dan saya telah sampai pada titik tidak melebihi dari ikhlas, yaitu mati rasa.
Tapi dengan kabar ini setidaknya mereka tahu bahwa, memang tak kan pernah ada harapan 'cinta itu kembali'. Ini hidup saya, demikian juga dengan hidupnya. Bukan berarti selama ini saya masih sendiri, karena patah hati yang berlebih. Tidak. Tapi saya telah menemukan apa yang saya inginkan. Sosok pria yang kelak akan menjadi pendamping hidup saya. Saya tidak lagi bimbang dengan cinta yang begitu mudah datang, kemudian menerima begitu saja. Tidak. Ada beberapa hal yang saya pelajari dari masa lalu.

Hubungan pertemanan saya dengan freakman kembali seperti dulu, kami dapat bercanda kembali. Luka diantara kami telah sembuh dengan waktu, dan benar memang takkan ada cinta, atau hal yang bisa menyatukan kami. Setidaknya saya kembali menggila bersama teman lama.
Tidak ada kabar dari sic membuat saya sangat merindukannya. Berharap semua kembali baik.

Oh iya, lebaran ini saya juga akan berkunjung ke rumah teman saya. Membicarakan tentang pernikahannya tanggal 20 november nanti.
Berita arus mudik sepertinya akan menemani saat-saat saya berlibur.

Bagaimana dengan kisah kalian?
Happy sunday :D






Note :
~ Waktu berlalu, luka sembuh. Kalimat bijak yang akan saya ingat selalu.




Minggu, 07 Agustus 2011

Agustus sepi


Malam ...
Minggu pertama di bulan agustus, diawali dengan puasa :D
Bagaimana puasa kalian?
Semoga lancar ya sampai lebaran nanti ...

Minggu ini berlalu sepi dan biasa. Adakah yang luar biasa? Yach sedikit rutinitas yang tidak berkurang. Ada beberapa hal yang membuat jemu, tapi terkadang membuat kita merasa hampa tanpa tahu ada apa dibalik makna.

Kebiasaan yang hampir dua tahun ini terlupa : membaca. Saya sedang menyukai novel terbitan Dastan. Awalnya saya tidak mengerti, tapi ketika bergabung disebuah milis yahoo, saya menemukan dunia wanita yang sesungguhnya. Dan percaya atau tidak itu membuat saya semangat. Dan saya memiliki satu teman yang melelang novel2 miliknya dengan harga yang murah. Saya menyukai menjadi anggota milis ini.
Oh iya mungkin minggu ini saya akan mengunjungi Dastan coner yang ada di PGC atau Blok M Square. Ingin lebih tahu lagi.

Dan bulan kemarin saya mulai berlangganan majalah Sedap. Yup, saya ingin belajar masak. Aneh? Semoga tidak. Saya ingin menyukai dunia baru ini. Agustus memang sepi, tapi dipenuhi oleh hasrat untuk berkarya.

Baiklah, bagaimana minggu kalian? Pasti lebih menyenangkan kan? Saya senang bila mengetahui bahwa banyak kehidupan yang fantastis diluar sana. Pasti suatu saat saya akan menjadi bagian dari hal luar biasa itu.

Ayo kita berkarya. Semoga semakin ke depan semua berjalan dengan baik.

Selamat malam




Note :
~ Waktu begitu cepat berlalu, dan saya menyadari bahwa terseret arus waktu ada kalanya baik untuk menyiapkan tenaga yang lebih baik lagi.
~ Hidup baik, bukan hanya menjadi orang baik. Tapi menjadi pribadi yang membaikkan kehidupan sekitar. Perubahan dimulai dari diri sendiri ....