Rabu, 17 November 2010

Aliran itu memecah



Jumpa lagi di hari libur...
Kali ini libur Idul Adha..
Dapat daging kambing dan sapi banyak, sampe bingung mau diapain.
Bagaimana hari ini kolesterolnya? hahaha .Kalau saya sih tak takut gemuk. Malah pingin gemuk, tapi sayangnya pala kok jadi pusing ya... wah darah rendah kumat lagi. Watch out ...

Oh iya saya masih mau bagi yang bagus menurut saya.
Masih tentang lagunya Dee . Judulnya kali ini Curhat buat Sahabat. Ini seperti berbicara pada diri sendiri. Sahabat dalam jiwa yang sepi, merindukan seseorang untuk berbagi.
Ini lyric nya:

Sahabatku, usai tawa ini
Izinkan aku bercerita :
Telah jauh, ku mendaki
Sesak udara diatas puncak khayalan
Jangan sampai kau disana
Telah jauh ku terjatuh
Pedihnya luka di dasar jurang kecewa
Dan kini dampailah, aku disini...

Yang cuma ingin diam, duduk ditempatku
Menanti seorang yang biasa saja
Segelas air di tangannya, kala kuterbaring... sakit
Yang sudi dekat, mendekap tanganku
mencari teduhnya dalam mataku
Dan berbisik : 'Pandang aku, kau tak sendiri,
oh dewiku...'

Dan demi Tuhan, hanya itulah yang
Itu saja kuinginkan

Telah lama, kumenanti
Satu malam sunyi untuk ku akhiri
Dan usai tangis ini, aku kan berjanji...

Untuk diam, duduk ditempatku
Menanti seorang yang biasa saja
Segelas air di tangannya, kala kuterbaring... sakit
Menentang malam, tanpa bimbang lagi
Demi satu dewi yang lelah bermimpi
Dan berbisik : 'Selamat tidur, tak perlu bermimpi
bersamaku...'

Wahai Tuhan, jangan bilang lagi itu terlalu tinggi

Ach benar-benar touch ketika saya sudah letih untuk mencari. Seakan duduk diam ditempat mungkin lebih baik, ketika pencarian tidak mendapatkan hasil. Semua akan indah ada waktunya. Saya tak ingin memaksakan sesuatu yang tidak seharusnya.

Dengarkan lagunya, baca kisahnya. Dan pahami apa arti dari permintaanmu. Jangan bilang lagi itu terlalu tinggi.



Note :
~ Rasa sedih datang tanpa rencana. Tapi disitulah letak dari alur kehidupan. Saya tercipta untuk terus jatuh. Dan saya akan mati ketika berjalan lurus.
~ SIC dan saya sedang belajar untuk melepas cinta. Apakah akhirnya alur kami bersatu atau kembali memecah seperti dulu. Jika memecah menghidupkan kami. Mohon jangan satukan. Saya ingin kami hidup walau tak bersama.