Minggu, 28 November 2010

Maag lagi dan lagi


Minggu yang tidak baik bagi saya...
Sudah beberapa hari ini saya menderita maag akut, lagi. Yup penyakit ini selalu muncul pada saat menjelang akhir tahun, selalu begitu.
Sejak kemarin seperti vampire darah rendah. Dan kemarin hampir saja pingsan di bus, akhirnya pingsan di rumah juga.
Mari berleha-leha dikamar, browsing, nyanyi dan mendengarkan lagu. Lelah sekali membayangkan esok sudah hari senin, mulai bekerja lagi. Ingin sekali istirahat satu minggu.

Untuk kalian selamat berweekend ria...

Sudah menjelang bulan desember. Waktunya natal. Ayo bersiap menyambut natal bersama.
Hip hip huray...



Note :
~ Mimpi itu masih terpegang bahkan kini ingin sekali kudekap erat agar ku tak lupa.

Minggu, 21 November 2010

Not this way



Dear sic,

Dengan ini saya ingin bercerita. Tentang kamu dan kita.
Ada hal yang kamu takkan pernah tahu, mungkin. Disini sejak hari itu, saya bermimpi seperti seorang putri yang sedang berjalan dengan pangeran, dalam sosok yang berbeda. Dan sekejap saya menjadi seperti juliet yang merasa ditinggal mati romeo. Panah cupid hanya melintasi dinding hati saya, tak tertancap.

Sekarang, saya merasa seperti virus atau penyakit mematikan yang harus kamu jauhi. Sedetik saya berada disampingmu, kemudian kamu menghilang. Saya tahu kamu telah bahagia. Tapi bukan itu caranya perlakukan saya. Apa saya pernah sekali saja merusak bahagiamu?

Dalam diam saya tersenyum melihatmu menjauh, walau aliran sedih menjalar dan menerkam jantung saya. Di terangnya malam saya berpikir, apa ini jalannya?. Seakan alam berbahasa bahwa kamu memang takkan pernah hadir dalam hidup saya.

Saya tidak buta walau tidak peka. Tapi saya merasa, mengerti dan mencoba memahami. Inilah alur dari rasa saya yang tidak berlabuh dirasamu.

Kita, kata itu terasa janggal di telinga saya saat ini. Sepertinya telah menahun tak pernah bersama. Tak ada kebersamaan hanya semu semata. Mencoba berlari dari kenyataan. Kata-kata yang terucap seperti basa basi yang sama-sama kita ketahui. Memang tak seharusnya ada 'kita'.

Harusnya kita duduk bersama, berbincang dari hati ke hati atau tetap diam biar rasa yang bicara. Hanya pelukan atau genggaman yang saya butuhkan untuk menyakinkan bahwa dulu saya tidak bermimpi. Saya pernah mengenalmu, menggenggammu dan memelukmu. Untuk buktikan itu nyata.

Adakah yang terlupa dan terlewat tanpa kita sadari. Atau memang harus dilupakan dan dilewati, tanpa saya tahu?

Jika kamu ingin menghilang, hilanglah tanpa jejak. Jangan berada satu area yang sama dengan saya, satu kalipun. Karena keberadaanmu yang tiba-tiba menghilang saat saya ada, hanya akan melukai saya. Biarlah saya berpikir bahwa takdir yang menghendaki perpisahan ini, bukan kamu.

Saya telah merelakan setiap keping kenangan. Tapi setiap saya melihatmu, saya merasa keping itu kembali lagi. Bolehkan jika saya menginginkan keping dari sosok yang berbeda?
Hidup saya bukanlah terminal, stasiun atau bandara dimana kamu dapat singgah sesaat kemudian pergi. Lalu kembali dan pergi lagi. Lelah.

Bukan begini caranya. Temukan cara yang layak menghilang dari hidup saya. Agar saya dapat berlalu dari mimpi yang telah tertanam lama dalam nurani saya.

With hope,

Someone



Sia Asa



Ketika melintasi waktu, detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun. Akan sampai pada masa dimana semua menjadi sia-sia. Memiliki harta tanpa pewaris, memiliki karir tapi sendiri, memiliki kegembiraan tapi sepi. Apakah itu yang dinamakan hampa?
Baiklah setidaknya dalam hidup ini telah dan pernah berbuat dengan sungguh-sungguh demi kebaikan. Do the best!!! Mungkin itu jawab atas semua ketidaksia-siaan. Tapi pengukuran itu tidak selayaknya membuat hati cemas dan merasa tidak berdaya. Seperti telah mendaki sampai puncak tertinggi kemudian terguling, sakitnya sangat tak terperi.
Lalu bagaimana kabar minggu ini?
Saya sangat menyukai hari minggu. Hari ini seperti biasa, wuzzz bersama pepzet. Senangnya....
Bertemu Tuhan dan saudara beriman. Semoga hari ini menjadi baik karena berkah dan kemuliaanNya bagi kita.
Selamat berhari minggu. Happy sunday...Luv u all.


Note :
~ Harry potter telah beredar kembali di bioskop. Jadi ingat someone setahun yang lalu. Semoga di lain waktu kita masih bisa menontonnya.
~ Happy B'day my friend -D-

Kamis, 18 November 2010

Ingat dulu





Wahai malam...
Ijinkan saya bercerita...
Tentang kebaikan...
Saya mengenalnya. Dia hadir begitu kecil dan merasa terasing. Membawa saya pada putaran waktu yang berbeda. Melintasi banyak hal bersama. Berbagi, dari kasih hingga amarah.. Saya menyadari bahwa kami tidak akan satu. Begitupun dia.
Dia menunjukkan pada saya arti dari cinta yang sesungguhnya. Cinta yang merelakan. Tidak menuntut dan menyayangi dengan cara yang berbeda. Walau untuk itu, saya harus melewati semua rasa sakit yang mencabik tidak hanya hati tapi juga psikis saya.
Dalam ketidakberadaannya, saya mengerti semua yang ingin disampaikannya. Hal yang terpenting dari cinta itu adalah melupakan. Melupakan semua sakit hati dan perih. Merelakan semua impian tapi tetap menggenggam harapan. Cinta yang ikhlas. Cinta yang merelakan sakit hati ketika melihat seseorang yang dicinta berbahagia bersama yang lain. Cinta yang mungkin takkan dimengerti tanpa melewati semua keinginan dan penolakan.
Inilah yang disebut cinta hanya untuk cinta. Dia bebas, tidak dimiliki.
Dan kini semua sakit itu menjadi sebuah kebaikan. Saya tidak akan menyerah dan lemah dengan jutaan penolakan dan sakit hati yang diarahkan pada saya. Karena saya pernah mengalaminya.
Terimakasih untuk semua derita dan rasa sakit yang mungkin akan selalu terkenang bersama hadirnya sosokmu. Tapi itu takkan lagi menggoreskan luka yang lebih dalam. Terima kasih telah mengajariku tersenyum ditengah kesedihan. Dan untuk tegar, tidak lagi berpura-pura bahagia. Terima kasih untuk segalanya.

Yang tersayang,



Note :
~ Malam ini pesonamu membuatku bertutur dalam baris kata

Rabu, 17 November 2010

Aliran itu memecah



Jumpa lagi di hari libur...
Kali ini libur Idul Adha..
Dapat daging kambing dan sapi banyak, sampe bingung mau diapain.
Bagaimana hari ini kolesterolnya? hahaha .Kalau saya sih tak takut gemuk. Malah pingin gemuk, tapi sayangnya pala kok jadi pusing ya... wah darah rendah kumat lagi. Watch out ...

Oh iya saya masih mau bagi yang bagus menurut saya.
Masih tentang lagunya Dee . Judulnya kali ini Curhat buat Sahabat. Ini seperti berbicara pada diri sendiri. Sahabat dalam jiwa yang sepi, merindukan seseorang untuk berbagi.
Ini lyric nya:

Sahabatku, usai tawa ini
Izinkan aku bercerita :
Telah jauh, ku mendaki
Sesak udara diatas puncak khayalan
Jangan sampai kau disana
Telah jauh ku terjatuh
Pedihnya luka di dasar jurang kecewa
Dan kini dampailah, aku disini...

Yang cuma ingin diam, duduk ditempatku
Menanti seorang yang biasa saja
Segelas air di tangannya, kala kuterbaring... sakit
Yang sudi dekat, mendekap tanganku
mencari teduhnya dalam mataku
Dan berbisik : 'Pandang aku, kau tak sendiri,
oh dewiku...'

Dan demi Tuhan, hanya itulah yang
Itu saja kuinginkan

Telah lama, kumenanti
Satu malam sunyi untuk ku akhiri
Dan usai tangis ini, aku kan berjanji...

Untuk diam, duduk ditempatku
Menanti seorang yang biasa saja
Segelas air di tangannya, kala kuterbaring... sakit
Menentang malam, tanpa bimbang lagi
Demi satu dewi yang lelah bermimpi
Dan berbisik : 'Selamat tidur, tak perlu bermimpi
bersamaku...'

Wahai Tuhan, jangan bilang lagi itu terlalu tinggi

Ach benar-benar touch ketika saya sudah letih untuk mencari. Seakan duduk diam ditempat mungkin lebih baik, ketika pencarian tidak mendapatkan hasil. Semua akan indah ada waktunya. Saya tak ingin memaksakan sesuatu yang tidak seharusnya.

Dengarkan lagunya, baca kisahnya. Dan pahami apa arti dari permintaanmu. Jangan bilang lagi itu terlalu tinggi.



Note :
~ Rasa sedih datang tanpa rencana. Tapi disitulah letak dari alur kehidupan. Saya tercipta untuk terus jatuh. Dan saya akan mati ketika berjalan lurus.
~ SIC dan saya sedang belajar untuk melepas cinta. Apakah akhirnya alur kami bersatu atau kembali memecah seperti dulu. Jika memecah menghidupkan kami. Mohon jangan satukan. Saya ingin kami hidup walau tak bersama.

Minggu, 14 November 2010

Pelukku



Haiii bertemu kembali di minggu malam.
Sudah kerumah Tuhan?
Yup, saya bersama kaka berboncengan ke gereja dan seperti biasa wuzzz. Saya sangat menyukai aktivitas mingguan saya ini.
Maaf atas blog yang saya buat sabtu kemarin. Sangat tidak layak untuk dikatakan. Seperti judulnya 'demam gila' itu adalah efek dari 'fakir asmara' di malam minggu. Maafkan ya!!!

Hari ini saya ingin menulis sebuah cuplik dari buku yang saya baca karya Dee : 'RectoVerso'.
Dan bagian yang saya suka berjudul 'Peluk' -song-

Menahun, kutunggu kata-kata
Yang merangkum semua
Dan kini kuharap ku dimengerti
Walau sekali saja pelukku

Tiada yang tersembunyi
Tak perlu mengingkari
Rasa sakitmu
Rasa sakitku

Tiada lagi alasan
Inilah kejujuran
Pedih adanya
Namun ini jawabnya

Lepaskanku segenap jiwamu
Tanpa harus ku berdusta
Karena kaulah satu yang kusayang
Dan tak layak kau didera

Sadari diriku pun kan sendiri
Di dini hari yang sepi
Tetapi apalah arti bersama, berdua
Namun semu semata

Tiada yang terobati
Di dalam peluk ini
Tapi rasakan semua
Sebelum kau kulepas selamanya

Tak juga kupaksakan
Setitik pengertian
Bahwa ini adanya
Cinta yang tak lagi sama

Lepaskanku segenap jiwamu
Tanpa harus ku berdusta
Karena kaulah satu yang kusayang
Dan tak layak kau didera

Dan kini kuharap ku dimengerti
Walau sekali saja pelukku

Saya tersentuh membaca ceritanya. Rasanya cerita ini pernah saya alami.
Mungkin sambil menyanyikan lagunya sedikit merasakan 'rasa' sesungguhnya.
Ada satu paragraf yang saya renungkan...

'Namun kurasa hatimu tahu, seperti hatiku pun tahu. Jika malam ini kita memutuskan untuk terus bersama, itu karena kita tidak tahu bagaimana menangani kesendirian. Aku tidak ingin bersamamu cuma karena enggan sendiri. Kau tak layak untuk itu. Seseorang semestinya memutuskan bersama orang lain karena menemukan keutuhannya tercermin, bukan ketakutannya akan sepi.'

Dan kalimat itu membuat saya menemukan arti dari kebersamaan yang saya mau. Saya akui ketika mengatakan bahwa dengan siapapun saya menikah kelak, saya tidak perduli. Toh dua manusia yang awalnya saling mencintaipun akan berpisah. Itu semua telah berubah, saya perduli. Kini saya menginginkan seseorang yang tidak bosan saya pandangi ketika bangun tidur, merindukan suaranya dan yang menggenggam tangan saya untuk memastikan bahwa saya masih akan tetap utuh dan baik menjalani kehidupan. Juga sebuah kecupan dan pelukan yang saya dambakan setiap hari. Saya tidak ingin hidup bersama seseorang yang tidak saya kenal.

Kini bukan tentang 'siapapun dia' tetapi harus 'seseorang' yang saya harapkan menghabiskan waktu selama 2/3 kehidupan saya kelak.
Semoga waktu yang tepat akan datang dengan pilihan yang tepat pula. Saya tidak lagi merasa takut sendiri. Dan saya tahu seperti apa seseorang yang saya harapkan.


Note :
~ 15 menit ke gereja. Rekor tercepat.
~ Menjadi pribadi baik tidak harus menunggu esok. Bisa dimulai hari ini.
~ Menari dan menangis di malam hari mampu menghalau galau. Kau bisa menjadi hening dan bening.

Sabtu, 13 November 2010

Demam Gila



Selama seminggu ini aneh sekali...
Ada perasaan yang tidak saya suka 'benci'.
Entah mengapa rasa ini kuat sekali, sampai saya sesak napas.
Ini keputusan yang mungkin saya inginkan. Menjadi 'sendiri'. Dan kini tekad itu semakin bulat karena 'benci'.
Saya tidak lelah untuk berpikir tenang sosok itu, hanya sudah mencapai titik jenuh yang teramat sangat. Dan itu membuat saya mati rasa. Tapi kesedihan karena kehilangan terus menghantui walau tidak sesakit dahulu.
Saya telah meninggalkan satu persatu. Dengan menghindar, dengan bicara dan dengan bersahabat. Biarlah semua berlalu. Walau meninggalkan sebuah rasa 'benci dihati saya.
Saya 'benci' mengakui bahwa untuk pergi itu sulit sekali. Mungkin saya tidak melupakan tapi menghindari. Dan saya mungkin tidak tahu apa yang terjadi jika saya harus berhadapan dengan kenyataan itu.
Dan yang semakin memberatkan adalah 'melihatnya bahagia' dengan yang lain. Bukan dengan saya. Seolah merasa tercampak dan tak diinginkan membuat saya jadi makin bersedih. Dan kembali pada keputusan yang pernah saya doakan. Seolah ini menjadi jawaban atas semua pertanyaan itu.
Saya akui tak setegar itu.
Dan saya bahkan tidak berani menghadapinya.
Konyol memang...
Tapi sudahlah...
Untuk menjadi pandai haruslah melewati ribuan kekonyolan dan ketololan.
Jika memang itu jalannya, maka harus iklas melaluinya.

Selamat tinggal kamu,
Dengan penuh 'kebencian' ku utarakan bahwa kamu itu JAAAAHHHHAAAATTTTT





Note :
~ Malam minggu seperti menderita demam gila
~ Mengucapkan selamat berpisah pada 'freakman'
~ Mengucapkan dengan halus kata perpisahan pada 'sic'
~ Menghindari kenyataaan dengan 'G'
~ Memutuskan menjadi 'sendiri'

Minggu, 07 November 2010

Mencari Yang Dimau



Nite...
Seperti biasa blog di hari minggu...
Sudah jumat pertama dan minggu ke rumah Tuhan.
Senangnya hatiku ....

Story :
Hari ini ngebut naik motornya... wuzzzz...
Mulai browsing nih cari-cari side job. Ngejar target nih untuk lima tahun kedepan demi buah hati.
Bisnis pulsa sudah mulai melanglang buana ke tempat kerja dahulu. Nanti jika ada kesempatan promosi di tempat kerja baru. Hope will be right and slow.
Sedang giat mencari sampingan. Jujur penghasilan sekarang bukan tidak cukup tapi ada target yang ingin dicapai dalam lima tahun kedepan.
Kiranya Tuhan merestui usaha ini. Maka saya akan menjadi boss untuk diri sendiri. Alangkah bahagianya jika itu terjadi. Terjadilah padaku menurut kehendakMu.
Saya ingin menjadi sosok yang tegar bukannya benar-benar tidak perduli. Hanya sudah berpikir untuk mengeliminasi hal-hal yang merintangi jalan saya. Tak perduli seberapa banyak yang sayang atau berpura-pura agar disukai. Saya akan tetap melangkah. Ringan ....
Work hard play hard ...
Ayo usaha....
Hiduplah untuk hari ini.
Karena hari esok tidak pasti.
Berharaplah untuk hari ini.
Bermimpilah untuk hari nanti.



Note :
~ Download MGTW versi tukul ... so funny and smart ... luv it
~ Hidup dalam kesendirian memberikan pernapasan untuk otak agar lebih banyak berpikir untuk hal lain.
~ Hari ini adalah hari terbaik untuk berpikir dan bermeditasi tentang 'what do i want?'
~ Rasa sayang dengan versi berbeda ala chef cinta untukmu #priaku



Selasa, 02 November 2010

Awal November



Haiiii...
Tak terasa november telah dipijak.
Apa kabar?

Story...
Ada rencana mau bikin bisnis online nih. Tetep buku atau baju-baju. Juga kepikiran mug. Pokoknya apapun itu harus mulai dari sekarang. Juga bisnis untuk buka toko buku (bookcafe).
Harus dimulai darimana?
Mari kita mulai dari cara berbisnis. Dan itu sedang saya browsing. Harus mulai melangkah. Karena ide yang telah mengendap ini harus segera direalisasikan dan dipikirkan terus menerus. Hal ini membuat saya bersemangat. Sangat bersemangat.
Ayo mulai. Ada tiga toko buku, dua toko baju dan satu toko mug yang pernah saya datangi.
Geregetan....


Note :
~ My'ex boyfriend' add me at FB . Sorry i can't accept you to be my friend. Really sorry. Can you let me alone and lead my life without you? ... I hope you can.
~ Harus bersemangat bekerja. Semangat pagi yang indah.
~ Ada banyak rencana yang harus diwujudkan.