Minggu, 31 Oktober 2010

October bye


Tanggal 31...
Hari terakhir di bulan oktober.
Tak terasa telah berlalu begitu cepat.
Bulan penuh persiapan janji dibulan desember tinggal menghitung hari.
Tapi saya tidak memiliki persiapan untuk itu. Semoga menemukan tujuan apa yang benar-benar ingin saya raih.

Story ....
Banyak yang bilang bahwa saya polos. Dan itu membuat saya berpikir positif yang berasumsi pada saya jujur menghadapi setiap dilema atau masalah dan kejadian yang membuat sikap saya tidak dapat berbohong atau berpura-pura. Tapi jika saya berpikir negatif maka hal yang terlintas adalah bahwa saya bodoh.
Tapi biarlah sejak dahulu saya tidak pernah perduli akan tanggapan orang. Saya sangat mencintai diri saya utuh. Toh, jika saya gagal mereka yang pernah mencela saya tidak akan membantu saya untuk bangkit kembali. Jadi itulah mengapa saya merasa kepolosan saya sangat menolong. Setidaknya untuk tidak berpikir jahat dan penuh dendam.
Terserah dan tidak perduli mungkin sangat berguna menghadapi karakter yang merasa dunia ini milik mereka. Berdiri diatas dua kaki sendiri lebih baik daripada menopang kaki orang lain yang akan melukai mereka. Berhenti menjadi benalu. Tumbuhlah dari bibit yang baik. Jagalah kepolosan kanak-kanakmu. Kelak mereka sangat berguna disaat kau merasa tidak berguna.

Jadilah diri sendiri dimana kau mampu menghadapi segalanya.




Notes :
~ My best friend -Dee- menjadi sarjana komunikasi hari selasa ini. Congratz Dee. Satu hari nanti kita akan merayakan ini bersama.
~ Disiplin dari hal kecil -MTGW- ini harus saya lakukan walau lelah.
~ Kangen dengan someone in ausie ... Mungkinkah nanti kita dapat bertemu lagi ? walau hanya sebagai sahabat lama. Atau mungkin saya akan menabung yang banyak agar bisa kesana menemuimu. Bolehkan ?

Minggu, 17 Oktober 2010

Thank U Lord



Hai hai hai...
Jumpa lagi di hari minggu. Minggu ketiga dibulan Oktober. Hujan menggelegar di luar setelah sepagian panas.
Sudah dua minggu bekerja, mulai terasa cape lagi. Seminggu kemarin sakit-sakitan. Penyakit orang kampung : flu, demam dan batuk. Tapi sekarang sehat...
Senin sampai sabtu bekerja. Minggu ke rumah Tuhan. Menyenangkan...
Rutinitas seperti ini akan berlangsung terus sepertinya. Semoga Tuhan masih memberikan kesehatan yang berlimpah dan juga rejeki yang tak henti mengalir.

Hari ini saya ingin 'mengeluh'. Pernah dengar nasihat ini : Jangan selalu melihat keatas, nanti kecewa. Lihatlah selalu ke bawah, kau akan bersyukur.
Itu terjadi pada keadaan saya. Sekelumit saya akan bercerita tentang pengalaman masa lalu dimana saya merasa cukup saat menerima berkat yang sedikit. Tapi kini saya merasa kurang saat berkat itu cukup. Dan saya merasa selalu kecewa ketika membayangkan berkat berlimpah yang diterima orang lain, padahal bagi orang tersebut berkat itu masih kurang.
Dunia... Tak pernah ada habisnya.
Tapi saya mencoba bersyukur untuk hari ini. Berkat itu sekarang telah terhitung dengan bijak. Mungkin Tuhan memiliki cara sendiri menambah berkat saya.
Bagaimana dengan berkat yang kalian terima?? Semoga selalu bersyukur.
Masih diberi kesempatan bekerja, kesehatan dan menambah ilmu. Syukurilah.
Seperti kata bapak saya : 'Belum ada tanggungan dan belum memikirkan berkeluarga dan menjadi orang tua. Itu sudah lebih dari cukup bagimu, nak'.
Semoga dua tahun mendatang, saya tetap merasa berkecukupan sekalipun telah berumah tangga. Hope...Hope....Hope ....

Seperti lagu D'massiv : Hidup adalah anugerah... Tetap jalani hidup ini ... Melakukan yang terbaik .... Tuhan pastikan menunjukkan ...

Saya suka gambar diatas, karena dikala malam saya merasa bersyukur dan seolah ada yang mengatakan : 'Tetaplah semangat, semua akan baik-baik saja!'

Thank you Lord

:D





Note :
~ Tanpa planning untuk bulan ini. Menabung prioritas 6 bulan ke depan.
~ Fokus pada tujuan dan belajar berhemat demi masa depan dan target penutup tahun ini :D

Minggu, 03 Oktober 2010

Risalah Doa Tak Terjawab


Wohohoho....
Selamat berpijak di bulan Oktober.
Siapkah menjalani 31 hari dibulan oktober ini?
Are u ready? Ayaiiyyy Captain ... Spongebob Squarepants ... lho!@#$

Tanggal 1 oktober kemarin adalah hari pertama saya bekerja kembali. Semoga lancar selama 6 bulan kedepan. Doakan saya :D
Ada satu artikel yang saya rasa baik untuk di share disini. Yup setelah ke gereja mencoba membuka internet dan menemukan web : www.kasihyesus.com . Semoga hal ini menjadi bahan perenungan yang baik di hari minggu ini. Selamat membaca :D

Lima Alasan Mengapa Doa Kita Tidak Segera Dijawab

1. Ada dosa kita yang menghalangi.
Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu. (Yesaya 59:1-2)

2. Ada roh-roh jahat yang menghalangi, jadi kita harus tetap tekun berdoa dan berpuasa seperti Daniel. Jangan menjadi lemah dan gampang menyerah.
Lalu katanya (kata malaikat Gabriel) kepadaku (kepada Daniel): “Janganlah takut, Daniel, sebab telah didengarkan perkataanmu sejak hari pertama engkau berniat untuk mendapat pengertian dan untuk merendahkan dirimu di hadapan Allahmu, dan aku datang oleh karena perkataanmu itu. Pemimpin kerajaan orang Persia (penguasa/ penghulu dunia/ roh-roh jahat) berdiri dua puluh satu hari lamanya menentang aku; tetapi kemudian Mikhael, salah seorang dari pemimpin-pemimpin terkemuka, datang menolong aku, dan aku meninggalkan dia di sana berhadapan dengan raja-raja orang Persia (penguasa/ penghulu dunia/ roh-roh jahat). (Daniel 10:12-13)
…karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. (Efesus 6:12)
3. Tidak percaya Tuhan sanggup melakukan mujizat untuk kita.

Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: “Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya? Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: “Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya.” Ia tidak dapat mengadakan satu mujizat pun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka. Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka. (Markus 6:2-6a)

4. Saat Tuhan (khairos) belum tiba.
Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ; Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu. Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: “Mereka kehabisan anggur.” Kata Yesus kepadanya: “Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba.”
(Yohanes 2:1-4)

5. Tidak berdoa atau salah berdoa.
Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa. Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu. (Yakobus 4:2-3)

~Bertekunlah dalam doamu, karena doa yang baik demi keselamatan diri dan sesama akan di dengarkan Tuhan~