
Happy Sunday ...
Hari ini ada beberapa kejadian...
Mulai dari gereja pagi di Robertus, naik motor boncengin kakak saya. Di perjalanan yang menegangkan, karena ini pertama kali sejak sembuh dari sakit saya ke gereja naik motor. Dan kakak saya yang duduk dibelakang sedikit ketakutan hehehe sory sist :P
Kemudian ada kabar penusukan dan pemukulan terhadap umat HKBP di Bekasi. Duh... Kok jadi seperti ini. Apa sih mau kalian? Surga? Yakin? ... Tuhan tidak menginginkan makhluk yang diciptakannya menjadi seorang yang melarang perintah agamanya, terutama menyakiti makhluk ciptaannya yang lain. Jadi kalau sudah begini, yakin masih bisa diterima di surga. Go to Hell ...
Yups sedih banget kalau ada kekacauan atau kerusuhan akibat iblis yang menguasai hati manusia. Bukan membenci manusianya, tapi membenci cerminan dari iblis itu sendiri, aaarrrggghhh.
Saya telah melewati lebih dari 20 tahun hidup disini. Dan saya juga telah melewati berbagai macam masyarakat dan teman-teman. Memang saya akui perlakuan seperti penghinaan dan penistaan terhadap agama, terutama yang minoritas pernah saya alami.
Teman masa kecil saya di sekolah negeri, rata-rata menghindari saya hanya karena mengetahui saya berbeda. Saya tidak tahu salah dimana dalam mendidik seorang anak untuk bertoleransi. Rasanya menyakitkan mengetahui seorang anak berusia 7 sampai 15 tahun sudah mulai membenci anak lain yang beragama berbeda. Apakah tidak ada kata sayang dan mengasihi. Lalu perintah seperti apa yang mereka mengerti, yang telah Tuhan turunkan.
Dan tidak seharusnya ada sebutan 'kafir' hanya karena perbedaan itu. Itu keetidakadilan dalam bertoleransi. Ada beberapa pemuka agama yang sangat aku sukai, seperti Qurais Shihab dan Zainudin MZ. Mereka semakin mengenal agama justru semakin mengerti apa yang Tuhan inginkan. Semakin toleransi dan berkasih sayang. Mengerti makna kehidupan dan keimanan.
Apa saya yang salah berteman dalam lingkungan masyarakat yang seolah-olah mengatasnamakan kebenaran dalam agama. Agamaku yang benar dan kamu orang kafir. Bukan menjalani hidup dalam konteks agamaku agamaku dan agamamu agamamu, jadi kita harus saling menghormati dan tidak mencampuri atau menghakimi kebenaran. Karena kebenaran yang sejati hanya milik Tuhan. Di hari akhir nanti akan dibuktikan semua kebenaran sejati itu.
Hufftt terlalu banyak yang tertuang sepertinya... Tapi saya berharap orang yang hidup dimasa kini lebih terbuka dalam pemikiran terhadap hubungan dengan Yang Maha Pencipta. Dan kisah yang memilukan atau menyakitkan tidak terulang lagi.
Curhatan masa kecil yang tak berarti tapi terkadang membawa sebuah kewaspadaan dan kepekaan terhadap lingkungan.
Walaupun teman dekat saya juga mencoba untuk bertoleransi walau dalam hati mungkin tidak menyukai saya, tak mengapa. Biarlah saya berjalan di jalan yang saya pilih, seandainya nanti saya celaka, saya tidak ingin membawa kalian terseret didalamnya. Tapi bagaimana jika sebaliknya? Who knows... Sama sekali tak terpikirkan dan tak mengerti ....
Back to topic this sunday ...
Ternyata menyenangkan melewati waktu yang berlalu tanpa menyadari atau mencari sesuatu yang telah berlalu...
HAPPY SUNDAY ALL
GOD BLESS US
Note : kemarin nonton DVD Eclipse dan Tokyo Love Story... OoooHHH makes me feel blue
Love, romantic and sad ... Kangen sama oz oh no...