
Siang yang terik...
Ada satu kisah tentang mimpi semalam...
Dan ketika aku terbangun, aku tersenyum tanpa bisa membedakan apakah ini mimpi atau nyata. Atau juga kejadian di masa depan atau hal sebaliknya bahwa mimpi itu bunga tidur dan jika kita bermimpi maka hasilnya adalah bebanding terbalik dengan kenyataan.
Dan jika demikian, maka mimpi ini tak pernah menjadi nyata.
Inilah mimpinya....
Aku berjalan menuju altar, disana ada sebagian wajah yang aku kenal. Di depan altar telah ada seorang pria yang sedang berdiri menatap kearahku. Aku berpegang tangan disepanjang jalan menuju altar, memegang tangan seseorang yang sangat ku kenal 'freakman'. Dan saat dia menyerahkan tanganku pada seseorang di depan altar yang ternyata adalah 'g'.
Dan aku dapat merasakan detak jantungku, senyum kebahagiaan dan rasa tak percaya bahwa akhirnya aku menikah dengannya. Ku hanya bisa tersenyum saat dia mengatakan 'aku mau hidup bersama perempuan ini'. Setelah itu, seakan ada pusaran waktu. Kami telah ada di sebuah rumah ditepi danau. Bersandar pada satu pilar menatap ke danau, dia menciumku dan mengucapkan terimakasih. Tapi aku malah menamparnya, tapi sedetik kemudian aku memeluknya.
Dan tebak apa yang terjadi, ada hujan rintik dan aku berlari terus berlari...seolah sedang mencari sesuatu. Tapi gelap sekali. Dan ada satu tangan menyeretku kembali. Tangan itu adalah tangan 'freakman'. Dia tidak mengijinkan aku terus berlari dalam gelap. Dia membawaku ketempat terang, lalu dia menghilang. Dan semua berputar menjadi putih. Lalu ada yang mencium pipiku. Memegang tanganku dan memutarku, aku merasakan pelukannya dari belakang, tanpa tahu siapa dia. Aku merasa tenang dan dalam sekejap... aku terbangun.
Ada rasa senang dan hangat saat terbangun aku masih merasakan dekapan itu.
Siapakah dia....
Aku ingin sekali bermimpi untuk melanjutkannya. Tapi mimpi itu hanya bunga tidur...
Apakah dia seseorang yang kukenal?
Mimpi mimpi dan mimpi...
Sepertinya aku menyukai dunia mimpi