
Can't turn back a time .......
Look back what u done before it happen..
Be a wise human...
Just think n think...
Ada yg bilang cinta bisa ngerubah segalanya, termasuk pribadi, dan jujur gw percaya itu. Tapi untuk melampaui itu semua gw gak sanggup atau lebih tepatnya gw masih ingin identik dan berharap ada yg ngertiin diri gw seutuhnya, tanpa perlu pengorbanan yg membuat gw dan orang2 sekeliling gw gak kenal gw atau gak seperti dulu (look different).
Gw punya temen bahkan ada beberapa yg rela berkorban demi menjadi seseorang yg didambakan atau di impikan sang kekasih, sungguh ironi. Karena bagi gw cinta itu bahagia dan menerima serta mengerti. Gw masih gak ngerti apa hebatnya sang kekasih hingga muncul keberanian yg berasal dari ketakutan tidak dicintai atau akan ditinggalkan. Yach emang babak hidup tiap orang beda, toch gw gak bisa menghakimi, karena mungkin memang ada yg berubah jg dari gw walau tidak significant penglihatan orang.
Apakah pengorbanan atas dasar cinta itu murni atau keinginan sesaat dari beban keinginan orang lain. Gw kasih contoh : si R dia rela lho mengganti keyakinannya hanya demi seseorang, tiba2 BEEENNNGG jadi org yg berbeda, oke gw kecewa bgt, dan jujur kalo emang itu jalan nya yo wis doakan aj, tp toch akhirnya keinginan itu harus dibalas dgn hal yg amat sangat menyakitkan yaitu ditinggal menikah sang kekasih, nach sekarang jelaskan dimana cinta itu?? it's not fair !!! dan ada lg kisah tentang si I dia rela merubah penampilannya hanya karena si tercinta itu menginginkan wanita yg seperti 'itu'. Dan setelah berubah seperti itu, sang tercinta tetap tak bisa cinta, apa yg salah? Bukankah keinginan telah terpenuhi! gak adil!!! Yach anggaplah ini protes pada diri sendiri yg gak bisa memahami orang secara utuh dan langsung merasa marah jg sedih karena kesedihan org.
Apapun bentuknya perasaan tetap yg berperan dan kriteria hanyalah sumbu untuk mewujudkan apa yg diinginkan. Dan tetep gw gak mau jadi sedrastis itu demi seseorang, harapannya sich dicintai dengan apa adanya. Tapi apa itu gak terlalu egois dan naif ya... coz gw jg punya kriteria sendiri atau intinya mungkin hal yg membuat gw nyaman dan bisa jalanin sesuatu bersama dengan banyak persamaan. Seandainya memang perbedaan bisa melengkapi, gw dengan sukarela mengamini, karena pada dasarnya itu sedikit membuat lelah, walaupun memiliki banyak warna.
Waktu yg terus berjalan dan tidak bisa diputar ulang gak membuat gw menyesal meninggalkan orang2 yg mencoba singgah dihati. Toch gw dengan kesadaran penuh mencoba gak nyesel.. Karena tetep bagi gw cinta itu bahagia sebuah harga mati yg gak bisa diganti.
So, gw cuman pengen nikmatin dan ngejalanin hidup dan cinta dengan sederhana, karena toch syarat untuk bahagia itu salah satunya adalah sederhana (sikap,tindakan,keinginan,harapan,hidup dan cinta). Satu kata dengan berbagai arti yang membawa kita pada pemahaman yg utuh.
Jadilah sesederhana yg dimau, jgn katakan atau inginkan sesuatu yg tidak bisa dirubah atau dipatuhi dengan embel2 kata 'cinta'.... Karena toch menurut gw cinta terlalu sederhana untuk meminta pengorbanan semahal itu....So gals, change your mind not change your man... it's so difficult.believe me! .... But change your man maybe good for fun :D....
Ach cinta...cinta ...bahkan seseorang yg seolah mengerti cinta begitu dalam seperti Khalil Gibran pun tak dapat memiliki ataupun menyanding orang yg paling dicintai. Tapi dia mengerti kesederhanaan cinta dengan sebuah kata 'cinta hanya cukup untuk cinta' ...
Di dunia ini hanya ada dua kata yg paling sering dipikirkan atau dibicarakan : money and love....silly....
Lean ur life with love ...coz that's keys to open ur dream be come true........
But we can be angel and demon both ........