Rabu, 25 Februari 2009

Impossible, Same


Och, i can't hear it....
Why World play me, why any somebody have same a name alias.
My family call my ex boyfriend same that his friends call him.
(Komeng) Why that name so important... my heart so broke when i hear that.
I love him like i really love my ex. Now nobody else can sit on myside.
Mustahil banget, rasanya pengen ketawa tapi nyata, pengen marah tapi sama siapa. jantung rasanya mo berhenti berdetak waktu tau kenyataan itu. Banyak sekali persamaannya. Dan itu membuatku semakin sesak. Pantas aku memiliki rasa yang kuat sekali. Mungkin benar apa yang pernah dia katakan (apa aku sama dengan mantanmu?) Tapi ketika kujawab tidak, itu bohong. Dia memang mirip. Mungkin itulah yang menyebabkan aku tak bisa melupakan semua hal tentang seorang itu, dan saat aku menemukan seorang yang sama hatiku senang sekali.
Tapi takkan pernah ada yang sama. lalu apakah suatu kebetulan jika nama panggilan itu sama?
Dunia boleh tertawa..... karena aku pun rasanya ingin tertawa sampai menangis. Adakah ini kebetulan atau ini pengganti yang telah pergi. Tapi aku memiliki seseorang yang tak mungkin aku lepaskan. Tapi entah mengapa aku hanya memiliki perasaan nyaman dengan seorang yang telah pergi. Semua telah pergi, mungkin ini takdir yang harus aku terima, bahwa aku takkan pernah memiliki orang seperti itu, bahkan sekalipun ada penggantinya yang sama persis. Dan melanjutkan hidup dengan seorang yang sangat sayang padaku.
Hatiku masih tak teratur dan tetap bertanya... He is the one? He is the right man? If yes, i never give up to take him back....
But, .... Och God please answer me for this question early, i never be late to know that.
Every moment and time never being to let it go.
I want to spend my lifetime with him or him