Jumat, 30 Januari 2009

When I Lost U


Mencintaimu membuat segala hal yang tak pernah kubayangkan telah ku miliki terlihat begitu nyata dan jelas.
Mencintaimu seperti menguras samudera kehidupan untuk terus mempelajari seisi hatimu.
Mencintaimu menata ruang hatiku untuk memberi sebuah ruangan tempat mu akan singgah dan beristirahat dengan nyaman bersamaku.
Mencintaimu melihat segala hal terindah yang dimiliki dunia untukku nikmati hingga akhir nanti.
Mencintaimu adalah segala kesungguhan yang tak terperi untuk selalu tersenyum dan takkan ada ketidaktegaran.
Mencintaimu membangun mimpi dan harapan untuk menjadi seorang yang selalu dan akan baik dimanapun.
Mencintaimu memberiku kekuatan untuk mensyukuri hidup karena dipertemukan dan dijalani bersamamu.
Lebih dari itu, mencintaimu berarti aku tak lagi sendiri.
Dan mencintaimu seperti mencintai diriku sendiri.

Tak pernah aku mimpikan jika suatu hari nanti takkan lagi ada takdir untuk kita bersama. Dapat kubayangkan ketika hal itu menjadi nyata, aku pasti sedih. Takkan lagi ada cahaya di pagi, siang dan malam hatiku. Takkan lagi ada genggaman yang selalu menyakinkanku bahwa semua akan baik-baik saja. Takkan lagi ada emosi yang meluap ataupun emosi yang terhanyut dalam pelukanmu. Takkan lagi ada aku yang selalu bersemangat menyambut hari. Atau mungkin takkan ada takkan.
Can't u imagine it babe, i lost without u. Empty...
Mencintaimu dengan sederhana seperti yang sedang kita jalani membuatku nyaman dan seakan kita selalu bersama selamanya. Kepercayaan yang telah kita bangun bertahun-tahun dengan sentuhan cemburu, kesedihan, tertawa dan pelukan, telah membangun pondasi kepercayaan yang kokoh. Biarlah mata tak melihat yang telah kita lakukan, karena kita percaya bahwa hati takkan menipu dan kita selalu kembali bersama. Cerminan hatiku memantul dihadapanku berupa hatimu. Hanya perasaan nyaman yang bersemanyam dalam indahnya pertemuan. Bersamamu aku ingin selalu disampingmu. Tapi akhirnya kita memahami bahwa bersama itu akan kita lalui nanti untuk selamanya.
Aku percaya janji itu babe, coz we love each other.
Jangan pergi lagi, jangan buat aku sedih, jangan biarkan senyum itu menghilang, jangan tinggalkan aku sendiri. Jangan jadikan jangan itu nyata. Karena pasti aku akan sedih sekali.