Selasa, 29 Juli 2008

Cinta Sudah Lewat



Fiksi Mini ~ Cerpen diwaktu luang

Kadang ingin aku bertemu dan berbagi waktu yang telah terlalui.
Tapi kenyataan yang ada Kasih, ku tak boleh mengingini.
Kahitna ~ Cinta sudah lewat

Disudut rumahmu kuberdiri, melihat acara pertunangan itu. Kau dan tunanganmu atau lebih tepat aku sebut calon suami, membuat darahku mendidih. Hatiku sakit Kasih, inikah alasanmu menghindar dan marah padaku. Tiba-tiba kau datang kerumah dan mengatakan bahwa lebih baik kita berpisah, aku bertanya Kasih, apa salahku. Tapi hari ini kusadari dan ku mengerti jawaban itu. Rona bahagia di wajahmu semakin membuatku terluka. Sukar untuk kusadari ku tak boleh mengingini.
Ku tak sanggup mengakui bahwa kau telah termiliki. Hanya dalam sekejap, kau menghilang dan meninggalkan tanya dan kenangan yang tak berlanjut. Kasih, berikan aku jawaban. Aku tak tahu kenapa hati ini tak sanggup untuk melepas dan membencimu. Haruskah kubenci orang tuamu dan tunanganmu itu. Kenapa kau harus terikat bukankah telah terucap hanya aku yang ada dihatimu.
Kupalingkan wajahku dari kerumunan itu, kutinggalkan setangkai bunga di bawah jendela kamarmu, ku yakin kau tahu itu. Kutunggu ditempat biasa, taman tempat kita bertemu dan berbagi cerita. Hingga tengah malam aku disini, dan dalam hujan airmataku mengalir. Aku tak ingin dunia tahu betapa hancurnya hatiku.
Ku mendengar langkah kaki, diantara gemerisik air hujan kau langkahkan kaki. Ach, langkah kaki yang kurindukan. Kau berdiri disana, menatapku seolah berkata, maafkan aku. Kau tertunduk, kau tak sanggup menatapku lagi. Senyum itu hilang, dengan tanganku, kurengkuh dirimu. Kita menangis diantara hujan. Dunia seakan ikut terbawa dalam suasana hati kita. Dengan terisak kau berkata maafkan aku, aku tak pantas untukmu, kau layak dapat yang terbaik, tapi bukan aku. Kukecup kening dan pipimu. Berjanjilah satu hal, kau berbahagia, kalau tidak aku akan kembali membawamu pergi. Tapi kau menjauh dan berkata bahwa kau pasti bahagia dan berjanjilah jangan temui aku lagi dan jika kita bertemu lagi jangan sapa aku. Maafkan aku. Berkali kau berkata itu dan dengan hati ini ku maafkan semua itu Kasih. Kuantar kau sampai depan rumahmu, ku berharap ini terakhir kali ku melangkahkan kaki ditempat ini.
Tanpamu cinta tak berarti, cinta sudah lewat. Tak kukira kan begini. Bila memang cinta tak harus selalu miliki namun nyatanya tak mudah melupakan.

Story 1 :Merpati Ingkar Janji

Edisi Perdana .... Enjoyed it
Rara memandang foto wajah itu terakhir kali sebelum merobek dan membakarnya. Masih tertinggal kenangan yang membuat tetes airmata itu tak terhenti. Disingkirkan semua itu, dengan lesu bangkit menjinjing tas besar. Kamar yang bertahun-tahun menemani kini tinggal kenangan. Seminggu lagi adalah hari pernikahannya, ia harus segera terbang ke Lampung tempat calon suami. Selamat tinggal Dandi, semuanya. Perpisahan dengan Dandi berlangsung sangat cepat, hubungan yang terbina selama tiga tahun kandas tanpa ada kata putus. Masih teringat janji bersama yang begitu naif terucap. 'Jika nanti kita berjumpa lagi pada usia 27, maukah kau menikah denganku?'. Selama lima tahun dia menunggu janji itu, seperti anak hilang. Menunggu cinta yang mungkin tak pernah terengkuh. Tahun ini usia mereka menginjak 27, tapi Dandi tak pernah kembali. Waktu telah mengubah semuanya, termasuk janji Dandi. Tanpa sengaja Rara melihat Dandi bersama yang lain. Dan janji yang terasa agung bagai prasasti sejenak luluh lantak. Bukan hanya telah melupakannya, bahkan Dandi tidak lagi mengingat Rara.
Dengan langkah pasti, dihapusnya semua harapan bersama Dandi. Mario telah memberi kabar bahwa orangtuanya setuju untuk melamar Rara akhir tahun ini. Hubungan dengan Mario yang pada awalnya hanya pelarian berakhir di pelaminan, walau dengan hati yang bimbang diterima juga lamaran Mario. Mungkin Mario bukanlah orang yang ku inginkan, tapi dia datang saat aku membutuhkan. Pria pertama yang memintanya untuk menikah telah memilih orang lain sebagai pelabuhan hidup. Kini dia harus berjuang meraih dan memupuk cinta yang mencintainya. Dikirimnya sms sebagai ucapan selamat tinggal pada Dandi. 'Aku doakan semoga kamu bahagia, from Rara'. Tak disangka balasan yang diterima dari Dandi esoknya ketika telah mendarat di Lampung 'Merpati tak pernah ingkar janji, tapi menepati bukan yang terbaik. Bukankah Merpati tak bisa singgah lagi di hati, jika telah termiliki yang lain. Selamat berbahagia, from dandi'. Apa maksudnya?. Sejak itu Dandi menghilang, tak ada nomor yang bisa dihubungi.
Dua bulan kemudian, Rara kembali ke Jakarta. Sejak pernikahannya, Mario tidak pernah sedetikpun membiarkan pikirannya berkelana. Mario selalu berusaha memberi kebahagiaan pada setiap tarikan napasnya. Dan kini tak mungkin lagi untuk pergi karena rasa sayang itu telah tercipta begitu indah. Menginjakkan kaki kembali di kota itu, membuatnya ingin bertemu teman-temannya terutama Dandi. Dari Dira, Rara tahu bahwa Dandi telah pindah tugas ke Marauke. Bertahun-tahun berlalu, Rara telah memiliki Keyla. Dan ini adalah hari pertama Keyla masuk sekolah taman kanak-kanak. Disana Rara bertemu Dandi yang sedang mengantar seorang anak. Dengan gugup, Rara menghampiri cinta pertamanya. Rupanya Dandi sedang mengantar keponakannya yang merupakan anak dari adiknya. Dandi tidak berubah, semakin matang dan dewasa. Rara memperkenalkan Keyla. Dandi berkata bahwa dia mirip ayahnya. Dengan kaget Rara bertanya, tahu darimana. Dengan tersenyum Dandi meledeknya, karena Keyla sama sekali tidak mirip ibunya. Seolah mencair semua ketegangan itu. Makan siang bersama Dandi, menceritakan tentang kehidupan masing-masing. Dengan sedikit berangan Dandi berkata 'Jika dulu merpati tidak ingkar janji mungkin keadaan akan berbeda, mungkin kau tidak akan pernah sebahagia ini. Untung saja merpati ingkar janji'. Rara terpekur mendengar kata itu. 'Benarkah begitu?'. Dengan mencolek pipi Rara yang sedikit gemuk, Dandi berkata 'Pasti, Dan kau tahu satu hal Ra, dalam hubungan pernikahan lebih baik jika suami yang mencintai istrinya lebih bukan sebaliknya. Dan aku yakin aku takkan bisa memberi semua itu, seperti Mario lakukan padamu'.
Dulu ia begitu menyesali kenapa merpati ingkar janji, tapi kini ia mengerti mengapa merpati melepas janji itu. Dengan tersenyum Rara mengangguk. Dandi hadir seperti siluet hati yang perlahan mengabur dan menghilang. Perjumpaan dengan Dandi tidak hanya menghapus semua luka tapi juga ia dapat mengenal Dandi sebagai pribadi yang berbeda. Mungkin cinta takkan ada lagi diantara mereka, tapi mereka adalah merpati yang saling melepas agar saling bahagia.
Love will not lead you back to my arms. But i believe we can be loved again. Someday you just know that.

Senin, 28 Juli 2008

Black Knight....(Story of Batman)

Did you know Batman? He is hero with name Bruce Wayne. He is enterprenuer and richman. Everyone knows about Batman. Hero from Gotham City and he has Alfred and friend in cops Gordon Comisioners.
Tahukah kalian menjadi kekasih seorang superhero memang dambaan setiap wanita. Tapi tahukah betapa sulitnya bagi sang superhero untuk tidak membuat sang kekasih terluka, dan akhirnya mereka melepas orang yang dicintai demi keselamatannya. Ternyata menjadi pahlawan itu tidak selalu mendapatkan kebahagiaan. The Black Knight seri Batman ini untuk pertama kali menampilkan bahwa pahlawan pun bukan dambaan wanita. Terciptalah Rachel sang pujaan Batman yang lebih memilih orang lain. Dulu ia berpikir jika Bruce bukanlah seorang hero, maka dia mungkin menerimanya. Tapi kenyataan ke depan menunjukkan jalan hidup yang sama sekali tidak akan pernah tercipta keadaan itu, Bruce tetaplah Batman dan selamanya akan begitu tidak akan berubah. Tapi selamanya pun Bruce takkan pernah tahu itu. Inikah keadilan yang didapat dari dunia dan kedamaian yang ingin diperjuangkannya. Bahkan pahlawan pun tidak dapat hidup bahagia selamanya seperti kisah dongeng lainnya yang hidup bersama pangeran tercinta ever and after.
Ksatria kelam...Tidak selamanya hadir saat dibutuhkan tapi dia diperlukan setiap orang...walau bukan saat ini. Aku percaya dalam hati dan jiwa kita masing-masing memiliki jiwa seperti itu. We can be Angel and Evil both. Tergantung kita dan pada saat apa menginginkan itu. Perjuangan bukan untuk menyelamatkan orang lain tapi juga berjuang untuk membahagiakan diri kita. Perlukah kita memilih salah satunya, jika prioritas utama dalam hidup adalah untuk hidup dan hidup untuk membantu orang lain. Jalan hidup bukan sekedar pilihan tapi keputusan. Story still be history...just to memory..
Aku menyadari bahwa saat terkelam dalam hidup adalah saat kita menyadari bahwa kita sendiri dan tidak ada yang mencintai kita. Lembah kejatuhan adalah saat kau tidak memiliki apapun yang dapat kau beri pada orang. Bukankah semua yang pernah kita beri akan kembali pada kita. Jika karma itu memang ada, maka berpegang teguhlah pada hatimu. Dan tak usah terus bersedih, bahkan pahlawan tidak memiliki waktu untuk itu.
Jadilah Batman untuk orang yang kau sayangi. Dan tak perlu khawatir saat orang tidak lagi membutuhkanmu atau membencimu. Keadilan adalah prinsip teguh yang harus kau pegang erat dalam hati bukan untuk kau banggakan. Tidak selamanya kita bisa menjadi white knight, jadilah black knight jika kau merasa bahwa itulah yang terbaik demi sesuatu yang patut diperjuangkan.

Jumat, 25 Juli 2008

Diantara Kalian



Tau lagunya D'Massiv yang berjudul Diantara Kalian?

Awalnya lagu ini kuanggap biasa saja, hanya lagu sendu yang mendayu-dayu dengan klip video yang bagiku terlalu simpel. Tapi setelah mendengar dengan seksama, aku terhanyut mengartikannya. Ini berisi keikhlasan dalam menjalin sebuah hubungan dengan seseorang yang telah memiliki kekasih. Mungkin ini jawaban atas semua pertanyaan mengenai ketangguhan hati yang terkadang sulit sekali dijalani.
Kita adalah kaum heterogen, yang bisa memisahkan antara memiliki dan melepaskan. Bukankah memiliki itu berarti tidak mencintai dengan tulus, dan melepaskan berarti tidak berjuang. Banyak hal yang tidak sesuai dan bertentangan dengan kenyataan dan terapan.
Ilmu hati adalah ilmu yang tidak memiliki panduan. Setiap orang memiliki pedoman yang dijalani, dan semua yang telah terjalalni kadang tidak sama dengan teori yang diagungkan para pujangga dari setiap jaman. Bolehlah kita berkata bahwa cinta itu indah. Tapi ada yang menjalani cinta dengan penderitaan tanpa hentipun tetap tak lelah untuk berjuang walau di kehidupan yang berbeda.
Apa salah jika seorang yang mulai mengenal cinta begitu mengagumi Khalil Gibran. Aku tidak mengecam mengenai puisi, lagu atau kisah yang telah ia karyakan. Pertama kali aku membaca kisah Khalil Gibran yang berjudul 'Sayap-Sayap Patah'/ Broken Wings. Shelma, merupakan gambaran bahwa cinta tak harus memiliki. Bahkan memperjuangkan dengan mengorbankan jiwa raga pada jaman itu tak ada. Mungkin berjuang dengan doa dan mengharapkan yang terbaik bagi yang tercinta adalah yang terbaik.
Itu dulu,...apa aku salah jika berpendapat begitu?. Bagiku perjuangan cinta di jaman sekarang sangat menakutkan dan hanya menonjolkan kelemahan hati. Banyak yang telah melanggar etika dan bahkan tidak mengerti apa kenikmatan surga dan duniawi. Bahkan ketulusan cinta sudah hilang tergerus oleh roda kehidupan bernama keserakahan.
Aku sangat menyukai Khalil Gibran dari caranya berpikir dan memposisikan diri sebagai penulis dan pelaku yang ditulis. Tapi apakah ini adil, seorang yang begitu mengerti cinta bahkan tidak dapat memiliki orang yang dicintai. Haruskah cinta yang dimiliki hanya menjadi tetesan embun pagi yang akan lekang tersapu kabut dan matahari.
Jika bertanya padaku arti cinta, sungguh aku buta dan tuli. Cinta dari setiap napaslah yang dapat kurasakan dalam keheningan hati. Setiap perhentian cinta membawa kita pada perhentian selanjutnya, dan hanya akan berhenti di perhentian akhir, tempat Sang Maha Cinta menghuni.

Kembali lagi ke lagu D'Massiv...

Ini mengenai cinta dimana satu pihak mengalah demi bahagia yang tercinta. Bisa dikatakan cinta segitiga, bisa juga mencintai seseorang yang telah memiliki. Apapun itu, semua bisa mengartikan lain dan memiliki persepsi yang berbeda mengenai lagu ini. Ada yang merasa di pihak mencintai tak memiliki, ada juga dipihak yang dicintai tapi tak bisa membalas, atau di pihak yang tersakiti dan terancam atas kehadiran yang lain. Siapapun yang beruntung, maka beruntunglah. Tapi bukan itu tujuan dari sebuah perjalanan, itu adalah ujian kesungguhan dan ketulusan.
Jadi setiap orang pasti pernah mengalami san mengisi posisi itu. Aku akui, aku pernah mengalami semuanya. Dan bagiku lebih menyakitkan menjadi yang tersakiti, sebab hanya di posisi itu, aku bingung sekali menentukan langkahku. Aku memilikinya tapi aku mengetahui dia juga menyimpan hati dengan yang lain, aku tak bisa bertahan diantara pikiran burukku tentang perselingkuhan, dan aku juga semakin merasa tidak bisa membahagiakan dia. Aku takut jika dia tak bahagia bersamaku.
Dan kebimbangan itu membawa aku menjadi pihak jahat yang telah memisahkan cinta sejatinya, aku takut menjadi penghalang kabahagiaan orang lain. Dan aku malah merasa pihak yang Diantara Kalian itu.

Hari ini itulah curahan hatiku....
Sampai jumpa minggu depan di cerita yang berbeda...

Kamis, 24 Juli 2008

Memoirs of Detective


Welcome in journey being an detective...

Who is your favorite Detective?
I choice three names : Sherlock Holmes, Miss Marple and Hercule Poirot. Did you know who they are? I present my detectives in book to real. First Sherlock Holmes, detective from Baker Street, North England. He is really brilliant and has any capables. I love what he acts of every cases he takes. Solve a case not easy like read the books and find answer of it. He ables play biola and can use gun or knife. But he traps in kokain. He has a friend from militer and a doctor is Dr. Watson. He always beside Sherlock wherever he outs.
Next Miss Marple from England too, but in village. So she solve cases in around village, what have a mystery from the people who lives in village. She calms, imagines and quiks.
Last, Hercule Poirot is from Belgia. Belgian Detective prouds. He smart with brown of brain in his head. With head is like egg and small body, he really confidents absolutely in faces woman. He has a friend is Hasting's Captain.
Sekarang aku ingin membahas salah satu favoritku yang merupakan tokoh ciptaan Sir Arthur Conan Doyle yaitu Sherlock Holmes. Oh iya perlu diketahui aku juga menyukai kedua tokoh terakhir itu (Miss Marple dan Hercule Poirot) yang merupakan karya Agatha Christie.
Mengenai Sherlock tak perlu diragukan lagi, walaupun tokoh itu fiksi tapi penggemarnya diseluruh dunia menyakini bahwa hingga seabad lagipun tak ada yang menandingi kehebatan detektif itu. Dan seolah menyakini pula bahwa tokoh ini nyata, dan bukan rekaan.
Yang terakhir tertulis adalah pengarangnya juga pernah memecahkan kasus di kepolisian Inggris. Untuk karya yang Maha itu maka kerajaan Inggris atas nama Ratu Elizabeth I menganugerahi dengan gelar kebangsawanan Sir.
Diantara sekian banyak kasus yang dipecahkan, aku paling menyukai episode ketika Sherlock menghadapi lawannya yaitu Profesor Moriaty, profesor dari dunia kejahatan. Yang seperti Sherlock bilang jika dia orang baik maka banyak sekali umat manusia yang dapat diselamatkan olehnya, tapi sayang Profesor Moriaty memilih jalan yang salah. Yah, sebenarnya tak ada yang dapat menebak jalan pikiran setiap orang.
Dan tak ada yang menebak jika saat pengarangnya ingin mengakhiri kisah ini dengan kematian Sherlock dan Profesor Moriaty di sebuah jurang air terjun, akan dapat kecaman dari seluruh dunia yang tak rela idola mereka diciptakan mati begitu saja. Tapi setiap pengarang ingin dikenang pada saat diatas (menghasilkan karya yang tak dapat dilupakan), dan atas permintaan tak langsung itu, maka dihidupkanlah tokoh itu dengan sejumlah dalih jatuhnya.
Tapi bagaimanapun kisah ini berakhir dengan ketenangan yang jauh dari gaya hidup Sherlock, bertani. Dia juga pernah berkata dimanapun detektif tinggal disanalah kasus memanggil. Jangan pernah berpikir bahwa hidup di pedesaan jauh dari kajahatan, itu salah besar. Justru dimana hukum tak terjamah dan saksi mata tak ada, maka kejahatan dengan leluasa menerjang lebih hebat.
Seiring dengan kegemaran mengoleksi cerita detektif ini mempengaruhi sebagian besar pola pikir kita untuk lebih berpikir kritis dalam menyikapi suatu permasalan. Maka kurasa tak ada salahnya malah justru berguna sekali membaca bacaan yang lebih mengandalkan imajinasi dan kecepatan berpikir ini sebagai referensi bacaan koleksi.
Oh iya ada bentuk kartunnya loh. Detektif bernama Shinichi Kudo yang beralih kecil menjadi Conan Edogawa hasil karya Aoyama Gosho yang sudah melebihi dari lima puluh kasus terpecahkan. Detektif ini juga mengidolakan Sherlock Holmes sebagai acuan dalam memecahkan kasus. Jadi banyak pilihan dan mungkin akan terus berkembang menjadi lebih dahsyat seiring penambahan penggemar Sherlock. Bukankah banyak diantara kita yang ingin menjadi bagian dari sensasi memecahkan kasus ini.

So join with us in Sherlock Holmes fans club...

Rabu, 23 Juli 2008

Change your mind or your man


Look at this story...

Maybe for all womans change her mind it's really difficult than change her man. That's true, but not for me. I don't understand about change and make your man be someone whose different. Actually i never change my man but i change my mind ussually. In the truth, i be different woman coz my man. His mind i can take in my heart.

Loving someone is funny like you watch drama in television. You can be devil and angel both, but you can stop time and come back to past and mended. If hell and heaven just in your mind, thats not fault but in the reality it been. Did you believe?
Ok, memang bagi diriku yang selalu bisa merubah pikiran, hingga terkadang terlihat tidak memiliki kepribadian. Tapi ada beberapa prinsip dasar yang sama sekali tidak bisa dirubah bahkan sudah mendarah daging. Jadi fleksibel dalam berpikir dan bertindak bahkan selalu bersikap seperti seorang anak kecil dengan pikiran polosnya. Bagiku merubah pikiran tidak sesulit ketika kita memiliki obsesi untuk merubah pasangan. Banyak hal yang berbeda dengan dasar bentuk yang berbeda pula. Dari itu saja sudah tampak betapa sulit menyatukan dua pribadi apalagi merubahnya.
Aku tak mengenalnya...Mungkin bagi sebagian orang itu mustahil, mengingat perjalanan empat tahun lebih. Tapi ini jujur dari hatiku yang terdalam. Setiap detik merubah setiap manusia. Bukan hanya sikap atau pemikiran bahkan hatipun bisa berubah. Terkadang saat menatap matanya, aku tidak melihat mata lembut bertahun yang lalu. Jarak dan waktu dapat merubah segalanya, maka tidak ada yang perlu aku rubah. Setiap manusia mengalami metamorfosa, menjadi baik atau tidak tergantung hati yang memilih. Aku teringat ada perumpamaan mengenai tiga buah benda yang dimasukkan kedalam air panas. Yang pertama adalah wortel saat dimasukkan kedalam air panas menjadi lembek. Yang kedua teh yang dimasukkan kedalamnya menjadi harum dan bermanfaat. Yang terakhir telur yang dimasukkan menjadi kuat. Lihatlah...Wortel yang tercipta dengan kekuatannya dalam menghadapi ujian kehidupan menjadi lemah. Teh yang kecil dan tidak bermanfaat dapat menjadi harum dan berguna. Atau telur yang rapuh menghadapi ujian kehidupannya menjadi kuat. Nah semua berubah bukan, jadi jangan pernah mencoba merubah pasangan kita tapi terima apa adanya. Karena setiap ujian kehidupan hanya ada dua pilihan tetap ujian atau naik kelas? Pilih mana...
Aku lebih memilih yang ada apanya, bukan apa adanya...Hehe bercanda...Itu semua tergantung kalian menjalani dan keikhlasan menerima. Bukankah menerima yang ada dan menghargai yang diberi lebih dari cukup. Bandingkan dengan yang tak pernah sekalipun merasakan di posisi itu. Jadi tak ada salahnya menjadi pribadi yang rela menerima apapun yang kehidupan beri pada kita...

Selasa, 22 Juli 2008

7 Miracles in Indonesia

Hear this story from me... It's happen in Indonesia...
For someone :) I want to spend my honeymoon in all that places... can you?
Now i want to tell so a liitle history the places...

1. Borobudur di Jawa Tengah, Indonesia memang tidak lagi masuk menjadi tujuh keajaiban dunia. Namun tahukah Anda? Candi peninggalan Budha itu masuk menjadi salah satu dari warisan dunia versi UNESCO.Tak cuma Borobudur, masih ada enam warisan dunia lain yang ada di Indonesia yang ditetapkan badan PBB, UNESCO.
2. Warisan kedua adalah Taman Nasional Ujung Kulon yang terletak di Banten. Selain memiliki keindahan hutan tropis, kawasan seluas 1.206 km persegi ini juga memiliki hewan langka Badak bercula satu.Spesies ini merupakan salah satu yang terancam punah karena populasinya tinggal 60 ekor saja. Kawasan ini ditetapkan sebagai Warisan Alam Dunia pada 1991.
3. Warisan selanjutnya adalah Candi Prambanan yang terletak di perbatasan kota Yogyakarta dan kabupaten Klaten. Sejak 1991, komplek candi peninggalan Hindu yang dibangun oleh Rakai Pikatan ini telah ditetapkan sebagai karya agung hasil kreativitas dan kejeniusan manusia.
4. Sementara itu ada Taman Nasional Komodo. Di kawasan seluas 1.817 km persegi itu merupakan habitat bagi 5.700 binatang purba komodo (varanus komodoensis).Selain itu, perairannya dihuni oleh seribu spesies ikan tropis, 260 spesies terumbu karang, 70 spesies bunga karang dan mamalia seperti duyung, paus dan lumba-lumba. Taman Nasional Komodo ditetapkan menjadi Warisan Alam Dunia sejak 1991.
5. Warisan kelima adalah situs manusia purba, Sangiran. Kawasan seluas 48 km persegi di sepanjang lembah Sungai Bengawan Solo, Surakarta, Jawa Tengah itu ditetapkan menjadi Warisan Budaya Dunia sejak 1996.
6. Taman Nasional Lordentz di Papua telah ditetapkan sebagai Warisan Alam Dunia sejak 1999. Taman seluas 25.057 km persegi itu merupakan salah satu dari tiga taman nasional di dunia yang memiliki gletser salju.
7. Warisan dunia terakhir adalah Hutan Hujan Tropis Sumatera. Kawasan ini terdiri dari beberapa taman nasional yang indah. Hutan yang ditetapkan sebagai warisan alam dunia sejak 2004 ini memiliki potensi terbesar bagi konservasi alam jangka panjang untuk melindungi lebih dari 10 ribu spesies tumbuhan, 200 spesies mamalia dan 580 spesies burung. Anda juga dapat menjumpai gua-gua basah khas kecantikan hutan tropis.
Amazing heh....but it's true...How you can survei the world amazing, if in indonesia you never know, what we had.
Did i visit the places, for this moment?
Hope...Hope...Hope....

Jumat, 18 Juli 2008

zzzzzzz


Sleeples at city,

It's about dream, 'real dream'....zzzzz...

Saat tersesat dalam alam mimpi terasa menyenangkan, dan jika bermimpi baik berharap jangan bangunkan aku dari mimpiku. Ach mimpi yang indah itu sebenarnya seperti apa ya? Mimpi kaya, dapat pangeran, hidup mewah di istana dan bahagia selamanya. Hahaha seperti kisah cinderela saja, berarti mimpi itu hanya dongeng, bunga tidur dan kelelahan dalam alam bawah sadar kita.
Dongeng...Fairy Tale...Impian Semu...Atau apalah sebutan bagi hal yang hanya ada dalam alam pikir bawah sadar kita.
Kita tidak selalu bisa menciptakan mimpi yang kita inginkan, hanya teka teki penghantar lelah. Dan dikala terjaga banyak hal yang terlupa, dan hanya sedikit yang menjadi nyata. Tetapi mimpi bisa berarti gambaran hidup masa lalu atau masa depan yang sengaja Pemberi Mimpi perlihatkan kepada kita walau sesaat. Bisa firasat atau pertanda suatu kejadian, atau alarm untuk mencegah hal yang tak kita inginkan.
Banyak makna dibalik mimpi. Dan sudah banyak pula yang meneliti setiap mimpi yang terjadi. Apapun itu jangan diambil pusing, tetaplah bangun walau kau ingin tetap tersesat didalamnya dan ingin tahu apa akhir dari mimpi itu.

Dreams will be come true...Except dreams at sleep...just flower dream...
Dung..Dung..Dung..Ding..Ding..Ding..Deng..Deng..Deng..

Bunyi lonceng kuil di malam hari membawa peristirahatan di peraduan terselimuti hawa malam yang membuat mata amat sangat terpejam. Wahai kau ratu malam, menjemput selaksa rembulan yang kian tersaput dilema ke arah kabut malam yang kian menipis.
Menulis ini kian menyusutkan kesadaran untuk menulis, kesadaran menurun. Oh senangnya jika saat ini ada tempat bersandar dan terbaring walau sejenak, hanya untuk melepas lelah. Cape, Nguap, Ngantuk, Mata redup, Lemaskan peredaran darah, Bobo....

Kamis, 17 Juli 2008

Come On..Sing a Song


Dam Dam Dam.... May I write about favorite songs...

Now Listen this song in your heart, and i play it to you my little one...

Yeah....

Yeah...

My Favorite Band is Linkin Park

My Favorite Song is Numb

This a pieces of song....


I'm tired of being what you want me to be

Feeling so faithless lost under the surface

Don't know what you're expecting of me

Put under the pressure of walking in your shoes

(Caught in the undertow just caught in the undertow)

Every step that I take is another mistake to you

(Caught in the undertow just caught in the undertow)

I've become so numb I can't feel you there

Become so tired so much more aware

I'm becoming this all I want to do

Is be more like me and be less like you

Can't you see that you're smothering me

Holding too tightly afraid to lose control

Cause everything that you thought I would be

Has fallen apart right in front of you

(Caught in the undertow just caught in the undertow)

Every step that I take is another mistake to you

(Caught in the undertow just caught in the undertow)

And every second I waste is more than I can take

I've become so numb I can't feel you there

Become so tired so much more aware

I'm becoming this all I want to do

Is be more like me and be less like you

And I knowI may end up failing too

But I know

You were just like me with someone disappointed in you

I've become so numb I can't feel you there

Become so tired so much more aware

I'm becoming this all I want to do

Is be more like me and be less like you

I've become so numb I can't feel you there

I'm tired of being what you want me to be

I've become so numb I can't feel you there

I'm tired of being what you want me to be


Did you know why i really love this song? coz it's remind me about that days. The days when i'm really numb and falls in my life. It's hurting my heart. And someone dissapointed me until i can't believe it been to me.

I have to learn from my fault and try never to give up again. No matter i can't solve my problems, i have to faced it.

Coz life is so short. So i want to enjoy every breath that i can take....

Hahaha...

Nah itu lagu favoriteku. Sebenarnya aku lebih suka lagu yang berirama ngebeat, bukan lagu mendayu-dayu seperti orang yang tak ada harapan. Walaupun aku benci disaat aku sendiri dan tak dapat berbuat atau merubah apapun. Dan entah mengapa fells blue it doesn't matter for that moment. Tapi aku ingin dan selalu ingin bangkit. Dan ternyata lagu seperti itu sangat bagus untuk perkembangan jiwa, walaupun diliputi oleh semacam amarah, toh tidak berarti perasaan sakit hati hanya untuk dipendam. Maka aku mengungkapkannya lewat media bernama musik. Banyak musik yang aku sukai, Beatles dan ABBA termasuk favoriteku untuk genre musik jaman yang belum pernah aku sentuh, karena keberadaan mereka melampaui keberadaanku. Tapi setiap kali mendengar musik mereka aku merasakan ketenangan. Karena mereka bagiku entertainer sejati. Dan aku juga bingung musik mereka sebenarnya tidak menggambarkan kesedihan atau kegembiraan yang meluap .Jadi traped in midlle. Tapi pandangan dan nilai arti sebuah alunan dari setiap individu berbeda. Tapi satu yang pasti, rupanya musik telah menjadi daging yang mendarah di setiap senandung jiwa yang hanya dapat dilukiskan oleh pemilik hati tersebut.

So enjoy your life and play your music of heart...


Selasa, 15 Juli 2008

Berkelana ..(Walk to the jungle)

Walk to The Jungle.... And Lost.... It's really nice dream, without animal of course...hehe... :)

Aku pernah berkelana dengan teman-teman ke sebuah tempat yang bisa di bilang pendakian pertama yaitu ke gunung Pangrango. Itu sudah lama sekali ketika masih berseragam putih biru. Memang hanya empat hari, tapi membawa aku ke sebuah dunia bernama kekaguman. Jaraknya tidak jauh dari Jakarta dan bagiku dulu itu jauh. Melintasi alam yang boleh dibilang duh hijau sekali, sejuk, dan dingin ketika malam. Tak terbayangkan mengelilingi dan berjalan meraih puncak yang entah apakah aku telah sampai pada puncak itu. Karena ketika berjalan terus menerus diantara jalan setapak yang ampun licin sekali, aku sudah tidak berharap akan menemukan puncak gunung itu. Berkemah sebentar melindungi diri dari sergapan kegelapan yang kita pun tak tahu apakah ada ditengah hutan atau justru dipinggir jurang. Membuat api unggun dari tumbukan batu bata dan batang kayu. Bercerita...Tapi aku lebih suka bersembunyi di dalam selimut yang mulai terasa lembab. Huh udara yang seolah meruntuhkan semua tulangku. Ketika pagi menjelang aku menyukainya, termasuk menatap diantara pepohonan tinggi. Seolah sinarnya yang menembus diantara celah-celah pepohonan bagaikan sebuah harapan diantara kehampaan. Aku menyukai udara pagi pegunungan, menyeberangi sungai yang entah mengapa telah menmbasahi sebagian perbekalan dan baju yang aku pakai. Tapi aku tetap senang, karena sampai siang matahari akan bersinar lebih lama. Menyanyi sepanjang jalan dan saling berpegangan diantara jalan yang basah. Aku sangat menyukai teman-teman seperjalananku yang hanya bertujuh ini.

Kadang kala jika aku penat, aku dapat merasakan bahwa sekali-kali mengenang itu semua atau bahkan mereview perjalanan itu lagi tak ada salahnya, bahkan sangat ku nantikan dan membuatku merasa segar kembali. Aku mencintai alam dan aku merasa aku bagian dari alam yang takkan terpisahkan. Aku tidak menyukai materi dan lebih memilih kebebasan. Aku tidak menyukai kesibukan melainkan ketenangan. Aku tidak menyukai permusuhan tapi bergandengan. Aku terbentuk dari alam dan aku tahu aku akan kembali pada alam. Dan berkelana seperti dulu mungkin akan jarang aku lakukan, tapi berkelana dalam hidup bukan sekedar mendaki gunung atau menyeberangi sungai. Lebih dari pada itu berkelana dalam hidup adalah melawan arus kehidupan dan menghadapi segunung persoalan yang tak akan ada habisnya. Disinilah hidup dimulai dan disini pulalah harapan berkembang. Banyak hal yang bisa kukenang dan banyak hal yang akan terlupakan. Tak ada yang abadi seperti aku berharap akan melihat matahari pagi hari ketika fajar menyingsing. Dan akan tetap fajar selamanya. Bukankah siang dan malam sedang menanti pergeseran itu. Dan aku tak bisa mencegahnya, tua dan tiada akan datang. Dan aku harus siap dengan semua itu. Tak akan kutakuti tapi aku turuti....

Senin, 14 Juli 2008

The Story Goes.... Two days ago......

Don't look back again... it's simple but not in realitied. Coz everything that i do to u it's not important and nothing.
Two days ago is my birthday.... I want to tell u what happened in that days, coz it can make me cry and i never forgotten.

The story goes...

Aku berjalan kesana ditemani rasa rindu bertemu denganmu. Kusiapkan semua hal yang dapat membuatmu terkejut dan mungkin kau akan tertawa, tapi kenyataan yang kutemui sangat menyakiti hatiku sayang. Kau tak ada dan tinggallah kusendiri disana berteman terik matahari. Bahkan anginpun tak berhembus untuk menyejukkan hatiku yang panas. Setetes rasa itu mengalir membasahi semua yang tersakiti. Tapi kau tak tahu itu manisku. Aku sebenarnya berharap kau tahu dan bila rasaku ini rasamu mampukah engkau menunggu. Dalam semua harapku untuk membuat kejutan padamu, justru aku yang terkejut. Hadiah terindah dari semua hadiah yang pernah kau beri yaitu air mata. Pernahkah kau berpikir sedikit tentangku, hariku dan semua hal yang membuatmu kembali jatuh cinta padaku, seperti dulu. Kini aku merasa tak berarti dan hanya jadi satu bagian dari seluruh kehidupanmu, hanya setitik kecil yang tak terlihat. Kemana semua memori yang mampu menyatukan kita, sudahkah kau hapus perlahan satu tapak jejakku.

Tak kupaksakan semua yang sudah terjadi. Bila ini yang terbaik dan bila ini maumu, untuk tidak bersamaku lagi. Aku tak ingin mengingat ini sayang, karena ini begitu menyakitiku. Dan kau tahu setiap hal yang mengingatkanku tentangmu di hari itu sungguh ku benci. Kini diantara kita tak lagi saling berbagi dan menghargai. Semua rasa mulai hilang satu persatu. Sayang, akankah ini berakhir begini setelah perjalanan yang tak ada ujungnya. Ku pikir semakin bertambahnya waktu akan mengukuhkan ikatan kita menjadi lebih erat, ternyata ku salah. Dan mungkin benar jika waktu dapat merubah apapun termasuk hati kita. Jika sudah begini sulit bagiku melupakanmu.

Aku ingin mendengar di hari ini, hanya hari ini. Sebuah kata bahwa kau membenciku dan tak ingin bertemu lagi denganku selamanya. Tapi kau berkata bahwa kau tidak membenciku. Dan bukan itu maksudmu. Lalu apa? Ach maafkan aku jika aku menjadi sensitif seperti ini. Mungkin ini adalah hari yang kunanti tapi kau tak ada bersamaku, menemaniku. Saat ini aku menulis sebuah hal yang mungkin kelak jika kau baca hanya membuat luka dihati. Tapi ini hanya kekesalanku semata. Aku ingin kau tetap tersenyum sayang. Sekarang setelah aku menumpahkan isi hati ini aku lega, jadi aku mulai mengembungkan pipiku. Dan aku tahu apa yang akan kau lakukan, kau akan memegang pipiku dan bilang 'G jangan marah dong, senyum dong'. Hehehe aku paling suka ketika kau begitu padaku.


Kamis, 10 Juli 2008

Aku, Kau dan Obsesiku


Everybody changed...


Percaya? Percayalah banyak hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, seperti halnya aku.


Aku berbincang mengenai banyak hal yang akan aku ambil di kehidupan baru yang akan menanti aku di masa depan. Aku kecewa ketika ku utarakan mengenai obsesiku terhadap pekerjaan dan pendidikan yang aku ambil kelak ketika aku berumah tangga. Dia menginginkan aku berada di rumah menjadi ibu rumah tangga yang baik. Kuakui aku sangat menginginkan itu ketika kecil, menyiram tanaman di pagi hari membuatkan keluargaku sarapan, mengantar anak sekolah, menyiapkan bekal dan menanti mereka semua berkumpul ketika malam, membuat camilan, bercanda dan menghabiskan sepanjang waktu bersama mereka. Tapi kini keadaan tak seperti yang pernah kubayangkan tentang kisah romantis yang tak bertepi. Kini bukan pangeran berkuda putih atau istana gemerlap yang menanti seorang putri. Keadaan telah berubah menjadi tidak menentu dan kita tersesat di dalamnya. Betapa kini aku menginginkan menjadi wanita bekerja dan ibu yang siap sedia. Aku ingin menjadi kebanggaan anakku kelak dengan tidak hanya berpendidikan setingkat ini. Banyak hal yang menjadi keinginanku untuk mereka semua. Aku tidak tahu jika pilihanku ini menjadi hal egois dalam bayangannya. Memang aku tidak memiliki tenaga yang super untuk menjalani itu semua, tapi ijinkan aku melakukan hal yang menjadi impianku. Aku ingin bersamanya untuk bersama membangun sebuah keluarga yang aku dan dia dambakan. Awalnya tidak begitu sulit ketika cinta hanya menjadi landasan untuk setiap pasangan berkomitmen tentang banyak hal. Dan dari banyak hal itu pulalah merentang harapan yang tak kalah sulit utnuk direalisasikan. Dulu ketika kita pernah berdiskusi tentang ini, aku mengalah dan berpikir itu manis sekali, seperti katanya 'aku ingin ada yang menantikan aku ketika pulang kerumah' . Tapi salahkah aku menyia-nyiakan pendidikan dan pekerjaan yang telah aku dapatkan selama ini dengan dukungan orangtuaku, aku juga ingin membahagiakan mereka. Waktu berlalu dengan kejam membawa setiap obsesi yang terlupakan menjadi nyata dan seolah akan menerkam kebahagiaan lain.


Kau begitu nyata dan obsesiku belumlah seberapa nyata. Di waktu yang kian menipis untuk kita bersatu, aku semakin bimbang untuk melangkah bersamamu. Haruskah aku merelakan semua ini, atau adakah kau mengijinkan aku meraih mimpiku. Kusadar bahwa hidup kedepan akan semakin terjal dengan segala tuntutan hidup yang tak pernah habis, dan aku juga tak ingin hanya kau saja yang berjuang untuk hidup kita kelak. Aku ingin kita melangkah bersama, memenuhi semua impian kita. Kini jika kau berkata bahwa aku telah berubah, hatiku perih. Bukan aku tidak menurutimu, tapi pandanglah dari sudutku memandang. Kini aku, kau dan obsesiku seolah telah merasuki pikiranku dan membuatku sulit untuk melangkah jauh. Saat ini entah mengapa, aku jadi ragu, teramat ragu untuk hidup bersamamu jika nanti kau kecewa dengan keputusan yang aku ambil, sanggupkah kau memaafkan aku dan melepas kekanganmu pada sayapku?. Ach sudahlah, aku takut kau takkan mengerti, dan aku tak yakin kau akan menerima pemikiranku. Aku ingin sekali berkata padamu tentang apa yang ada dihatiku, tapi aku juga tak ingin kau pergi dari hidupku. Perjalanan selama 4 tahun bukan suatu waktu yang pendek untuk saling mengenal. Sekarang kita seperti dua orang asing. Aku lelah mengulang atau memulai suatu perjalanan yang baru, tapi seumur hidup yang akan aku jalani juga bukan hal sepele. Disini kita terdiam, saling bicara dalam hati dengan logika, dan sampai saat ini belum mengambil keputusan terbaik bagi berdua. Semoga hatimu melunak, itu saja harapku.

Kini, aku sedang merancang suatu hal yang kelak suatu hari nanti kau tahu... Dan sabarlah, hari itu akan datang dan ku harap kau bahagia. Kau tahu, aku pernah memikirkan ini 'sejauh apapun aku melangkah, aku pasti kembali', dan kemudian aku akan bingung sendiri dengan pertanyaan, kenapa ya?....

Lucu, itulah kita.... Tidak pernah konsisten... Tapi itulah keunikan kita, dan kita menyadari itu tapi tak pernah mempermasalahkan dan justru semakin membuat kita tersenyum satu sama lain. Dan mungkin nanti itulah yang akan kukenang selama hubungan ini.

Kamis, 03 Juli 2008

Please....Stuck in you


Back to July....

July Nice, July Strong, July Cute, July Romance and July Memory.

Ini adalah awal bulan Juli, dimana semua terasa berantakan. Tapi disinilah awal dari kehidupan pendidikan, kemerdekaan dan harapan. Semua yang terlepas dari serbuk kenyamanan duniawi dan berubah menjadi mandiri, tak kuasa untuk memohon agar menjadi lebih baik lagi. Bukan ini yang ku harapkan di bulan Juli ini. Aku tahu suatu saat aku harus manjalani hidup ini sendiri, bersama orang lain yang juga sendiri. Melangkah keluar dari sangkar emas dan mulai mengembangkan sayap untuk terbang mencari arah mata angin yang akan membawaku. Karena pilihan itu begitu banyak dan hanya satu yang sesuai. Banyak pertanyaan yang terlalu abu-abu, dan itu terkadang membuatku tak siap menghadapinya. Hari ini adalah berkat melimpah yang harus ku syukuri karena aku tak dapat merubah masa laluku serta tak dapat melangkah lebih cepat ke masa depan yang masih misteri. Masa depan yang memiliki harapan dan juga kehampaan. Semua dibangun hari ini dan aku hanya harus mempercayai itu semua. Seperti halnya aku percaya bahwa aku bisa melangkah ketika tapak kaki bayiku mulai siap untuk bangkit. Dan kini aku bisa melangkah sendiri, tapi inderaku lain mulai memutih dan beku. Seperti sebuah aliran air di kolam yang kemudian dibuka untuk dialiri ke muara sungai untuk menuju lautan. Kini aku seperti buih yang sedang terombang ambing di sungai (lucu, karena sungai hanyalah aliran yang mengalir dari hulu menuju muara).

Setelah pengandaian yang tak jelas, sekarang tema utama kembali lagi...

Aku memiliki harapan yang simple, ingin jadi orang baik dan berguna. Tapi seiring bergulirnya waktu aku hanyalah aku, dengan banyak sekali kekurangan yang secara naluriah lebih banyak aku sesali. Jujur, aku ingin menjadi manusia yang menyenangkan bagi semuanya termasuk bagi Sang Penciptaku. Duh, aku merasa biasa saja dalam apapun, padahal ketika kecil akulah segalanya. Memiliki otak yang melebihi kapasitas, dan sering menjadi kebanggaan semua orang. Mengikuti banyak perlombaan dengan penghargaan yang lumayan, bagiku suatu pencapaian prestasi yang luar biasa. Kemudian kuterjebak dalam sebuah dunia, yang kuakui jika aku bisa memutar balik waktu tak ingin kusinggah sedikitpun di dunia itu. Sekarang aku masih berada di dalamnya dan aku tak dapat menemukan jalan keluarnya. Dunia yang tak dapat kusangkal telah menipu otakku, dunia yang tak dapat tersentuh oleh akal sehat sekalipun, dunia ini dapat menghilangkan logikaku. Dan kini itulah tugas utama dan misi terpenting dalam hidupku, keluar dari dunia itu. Di usia yang seharusnya mematangkanku, telah kutemui banyak pengalaman hidup yang bagiku luar biasa menakjubkan, yang membuatku terperangah dan tak bisa berkata-kata. Aku menyadari di sisi hatiku yang terdalam aku masih menyimpan sifat kekanak-kanakanku, sifat yang bagiku suci dan ketakutan menghadapi setiap orang asing. Tapi aku menyukai itu, dan tidak akan pernah kurubah sampai kapanpun, akan tetap tersimpan disini. Dan diusiaku kini, aku memiliki harapan yang merupakan impian kecilku, hidup bersama dengan seorang yang aku cintai. Pangeran berkuda putih itu kuharap segera membawa aku menuju istananya. Aku berharap my lovelyku memberiku dunia baru yang selalu kuimpikan. Mungkin mimpiku terlalu muluk, tapi menyadari bahwa bersamanya merupakan hal terindah, aku tidak akan menghilangkan mimpi itu.

Selasa, 01 Juli 2008

Home Sweet Home


Home sweet home.... Amazing...Wonderfull...Incredible...

Ada yang mengatakan "Lebih baik disini...Rumah kita sendiri..Segala nikmat dan anugrah..Semua ada disini..Rumah kita..."

Banyak pilihan tempat dalam menjalani kehidupan, tapi semua bermula disini. Rumah, tempat yang akan menaungi tangis bayimu, langkah kecilmu, senyum pagimu, rengek pintamu dan semua hal penting yang kau sembunyikan di segala sudutnya. Disinilah kau mempelajari apa arti hidup dan bagaimana menjalani kehidupan. Disinilah kau mendapatkan guru pertamamu, orang tua. Menjalani hari yang menurutmu menyenangkan ketika kecil karena kau merasa nyaman didalamnya. Kemudian kau akan merasa bahwa rumah akan jadi menjemukkan ketika kau beranjak remaja, dan lebih banyak menghabiskan waktu diluar bersama teman dan kekasihmu. Rumah hanya menjadi tempat transit pelepas lelah ketika kau mulai dewasa, dan lebih disibukkan dengan pekerjaan dan rencana masa depanmu. Disinilah awal sebuah langkah dan disini pulalah akhir dari kesendirian. Tak peduli bagaimana kau memandang rumahmu, kau tetap akan tinggal atau meninggalkannya. Dan kau akan bangga ketika memulai membangun rumahmu sendiri dan mewujudkan rencana masa depanmu yang kau impikan. Ketika masalah datang dan kau tak sanggup menahannya, kau akan merasa bahwa rumahmu adalah sebuah neraka yang tak berkesudahan. Tapi kau pasti kembali, karena rumahlah tempat kau bisa memandang dirimu utuh. Rumahlah cerminan kehidupanmu. Dan disinilah nilai-nilai yang pernah kau peroleh tertuang dalam setiap lapisannya. Disinilah dirimu terbentuk.

Seperti halnya Scarlett O'hara yang tak pernah bisa terpisah dari Tara. Dimana kecintaan yang sedemikian besar terbentuk dari tanah pertanian itu. Hanya disitu ia merasa nyaman. Aku pun merasa demikian, aku lebih nyaman dan dicintai hanya dirumahku. Bagiku dunia yang penuh dengan gelak tawa atau kesinisan hanya sekilas dari perjalanan yang tak berarti yang merubah hidupku jadi tak menentu. Scarlett O'hara adalah sosok yang tak dapat kupahami tapi begitu kuat pendirian. Terbentuk dari kelembutan tangan seorang ibu dan kerasnya keinginan seorang ayah. Membentuk sosoknya menjadi begitu manja dan keras kepala. Sekilas hampir mirip denganku. Dan mungkin ditangan orang tua seperti itulah watak kita terbentuk. Membuat kita merasa mencintai dan dicintai.

Tak ada hal yang dapat memisahkan kita dari tanah, karena kita terbentuk dari tanah (bukankah begitu?). Dan pasti akan kembali ke tanah. Ibu pertiwi yang begitu dicintai bangsa Indonesia dan tempat dimana bangsa ini menyebutnya Gemah Ripah Loh Jenawi. Ada pepatah kuno yang bagiku menakjubkan dari sebuah bangsa yang pernah terjajah 'Lebih baik hujan batu di negeri sendiri daripada hujan emas di negeri orang'. Ya, bagiku setiap orang, entah darimana ia berasal akan tetap merasa disinilah tempatku berasal, tanah air. Rumah dalam bentuk besar adalah negara. Dan rumah yang dijanjikan adalah Rumah Bapa. Rumah kita terbaring selamanya adalah Rumah Masa Depan. Dan banyak macam rumah lainnya yang menjadi tempat tinggal kita nanti. Sari pati kehidupan yang tak pernah habis kita sesap mengajarkan kita mencintai kehidupan ini.

Aku tidak tahu bagaimana sudut pandang setiap insan yang mengisi dunia ini mengenai tempat yang mereka tuju dan tempat mereka berasal. Aku menulis ini sebagai memoriku tentang rumahku bersama keluargaku, tempatku memulai jejak kehidupan. Dan aku pasti akan merasa sedih saat aku harus meninggalkannya untuk menuju sebuah tempat tinggal baru yang akan kusebut sebagai rumah. Tanah dimanapun sama saja, tapi bagiku kehangatan isinya akan tetap berbeda. Tempat berteduh mungkin benar tapi tempat menghabiskan waktu lebih tepat, bukan hanya tempat transit sementara. Aku ingin penghuni rumahku kelak menghargainya sebagai rumah bukan hanya sebuah tempat bernaung saja.
For my little .... oh i sometimes dreams about home, and we live here. I want to share all my life besides you.
Blog ini akan lebih menyenangkan jika kubaca saat mimpi itu menjadi nyata, dan aku dapat melihat impian yang aku rancang di blog ini tentang kecintaan terhadap rumah terwujud.
Really home sweet home........
For my beloved heart, i hope you know what i want in the deep inside heart. Can you make me smile :)