Selasa, 01 Juli 2008

Home Sweet Home


Home sweet home.... Amazing...Wonderfull...Incredible...

Ada yang mengatakan "Lebih baik disini...Rumah kita sendiri..Segala nikmat dan anugrah..Semua ada disini..Rumah kita..."

Banyak pilihan tempat dalam menjalani kehidupan, tapi semua bermula disini. Rumah, tempat yang akan menaungi tangis bayimu, langkah kecilmu, senyum pagimu, rengek pintamu dan semua hal penting yang kau sembunyikan di segala sudutnya. Disinilah kau mempelajari apa arti hidup dan bagaimana menjalani kehidupan. Disinilah kau mendapatkan guru pertamamu, orang tua. Menjalani hari yang menurutmu menyenangkan ketika kecil karena kau merasa nyaman didalamnya. Kemudian kau akan merasa bahwa rumah akan jadi menjemukkan ketika kau beranjak remaja, dan lebih banyak menghabiskan waktu diluar bersama teman dan kekasihmu. Rumah hanya menjadi tempat transit pelepas lelah ketika kau mulai dewasa, dan lebih disibukkan dengan pekerjaan dan rencana masa depanmu. Disinilah awal sebuah langkah dan disini pulalah akhir dari kesendirian. Tak peduli bagaimana kau memandang rumahmu, kau tetap akan tinggal atau meninggalkannya. Dan kau akan bangga ketika memulai membangun rumahmu sendiri dan mewujudkan rencana masa depanmu yang kau impikan. Ketika masalah datang dan kau tak sanggup menahannya, kau akan merasa bahwa rumahmu adalah sebuah neraka yang tak berkesudahan. Tapi kau pasti kembali, karena rumahlah tempat kau bisa memandang dirimu utuh. Rumahlah cerminan kehidupanmu. Dan disinilah nilai-nilai yang pernah kau peroleh tertuang dalam setiap lapisannya. Disinilah dirimu terbentuk.

Seperti halnya Scarlett O'hara yang tak pernah bisa terpisah dari Tara. Dimana kecintaan yang sedemikian besar terbentuk dari tanah pertanian itu. Hanya disitu ia merasa nyaman. Aku pun merasa demikian, aku lebih nyaman dan dicintai hanya dirumahku. Bagiku dunia yang penuh dengan gelak tawa atau kesinisan hanya sekilas dari perjalanan yang tak berarti yang merubah hidupku jadi tak menentu. Scarlett O'hara adalah sosok yang tak dapat kupahami tapi begitu kuat pendirian. Terbentuk dari kelembutan tangan seorang ibu dan kerasnya keinginan seorang ayah. Membentuk sosoknya menjadi begitu manja dan keras kepala. Sekilas hampir mirip denganku. Dan mungkin ditangan orang tua seperti itulah watak kita terbentuk. Membuat kita merasa mencintai dan dicintai.

Tak ada hal yang dapat memisahkan kita dari tanah, karena kita terbentuk dari tanah (bukankah begitu?). Dan pasti akan kembali ke tanah. Ibu pertiwi yang begitu dicintai bangsa Indonesia dan tempat dimana bangsa ini menyebutnya Gemah Ripah Loh Jenawi. Ada pepatah kuno yang bagiku menakjubkan dari sebuah bangsa yang pernah terjajah 'Lebih baik hujan batu di negeri sendiri daripada hujan emas di negeri orang'. Ya, bagiku setiap orang, entah darimana ia berasal akan tetap merasa disinilah tempatku berasal, tanah air. Rumah dalam bentuk besar adalah negara. Dan rumah yang dijanjikan adalah Rumah Bapa. Rumah kita terbaring selamanya adalah Rumah Masa Depan. Dan banyak macam rumah lainnya yang menjadi tempat tinggal kita nanti. Sari pati kehidupan yang tak pernah habis kita sesap mengajarkan kita mencintai kehidupan ini.

Aku tidak tahu bagaimana sudut pandang setiap insan yang mengisi dunia ini mengenai tempat yang mereka tuju dan tempat mereka berasal. Aku menulis ini sebagai memoriku tentang rumahku bersama keluargaku, tempatku memulai jejak kehidupan. Dan aku pasti akan merasa sedih saat aku harus meninggalkannya untuk menuju sebuah tempat tinggal baru yang akan kusebut sebagai rumah. Tanah dimanapun sama saja, tapi bagiku kehangatan isinya akan tetap berbeda. Tempat berteduh mungkin benar tapi tempat menghabiskan waktu lebih tepat, bukan hanya tempat transit sementara. Aku ingin penghuni rumahku kelak menghargainya sebagai rumah bukan hanya sebuah tempat bernaung saja.
For my little .... oh i sometimes dreams about home, and we live here. I want to share all my life besides you.
Blog ini akan lebih menyenangkan jika kubaca saat mimpi itu menjadi nyata, dan aku dapat melihat impian yang aku rancang di blog ini tentang kecintaan terhadap rumah terwujud.
Really home sweet home........
For my beloved heart, i hope you know what i want in the deep inside heart. Can you make me smile :)