Hai... Welcome back to my favorite blog...
Tema hari ini, yang merupakan penutup bulan Juni ini adalah Friendship (Persahabatan).
Aku yakin diantara kalian banyak yang memiliki teman, sudahkah atau adakah diantara kalian yang menjadikan satu diantara mereka sebagai sahabat?. Untuk itu jarang sekali yang memiliki sahabat bahkan hanya seorang sahabat. Karena itu bukanlah sebuah titel yang dapat kalian sematkan saat menemukan seorang yang cocok. Persahabatan dibentuk bukan dalam satu detik atau satu tahun kebersamaan. Tapi terbentuk dari setiap detik ketidakcocokan dan permasalahan. Dapatkah terus bersama saat rasa sakit hati, dikhianati, diacuhkan, ditinggalkan dan kita menyadari bahwa itu semua tidak penting saat kita tetap bangkit untuk tetap bersamanya, tersenyum, memaafkan dan manyadari bahwa kita tidak akan pernah sendiri. Persahabatan ada dalam hati orang yang sedang, akan dan mau belajar memahami dan menerima orang lain untuk ikut campur dalam kisah hidup kita. Bukan sebuah harga yang murah, menggadaikan persahabatan demi sebuah keinginan semu. Itu harga mati yang tidak dapat kau tawar dan kau jual saat kau tidak menginginkannya. Adalah ketidaksengajaan yang mempertemukan kita dengan seorang sahabat, dan akan berlangsung terus tanpa kita tahu akhir dari ketidaksengajaan tersebut. Bahkan sang waktu tak dapat menghapus jejak yang telah diukir bertahun-tahun. Persahabatan tidak memberi dan tidak meminta. Ia ada saat kau sungguh membutuhkannya dan kau tidak perlu berubah karenanya. Tak peduli seberapa hebat dan seberapa rendah dirimu, ia akan menerimamu tanpa melihat itu semua. Baginya perjalanan panjang yang telah tertempuh telah membuatnya mengerti sebagian dari dirimu seperti ia pun merasa kau juga memahami separuh dirinya. Kalian tercipta seperti sepasang sayap yang saling mencari untuk dapat terbang mencapai tujuan. Berlalunya waktu hanya akan membuat kita bersyukur bahwa kita pernah memiliki seorang sahabat, yah walaupun hanya seorang tapi setidaknya kita telah menemukan salah satu mutiara kehidupan yang dapat kita genggam saat kita tak memiliki apapun yang dapat kita genggam.
Aku dan sahabatku telah menempuhnya hampir selama 18 tahun. Dan itu bukan suatu perjalanan yang mudah. Karena membutuhkan lebih banyak energi, waktu dan rasa untuk mengetahui seberapa penting kehadiran satu sama lain. Aku tahu sejauh apapun aku berlari dari masalah hidup, pasti aku mencari tempatnya hanya untuk bersandar. Dan dia akan berada disiku bukan untuk menghakimi atau menyanjungku, dia hanya akan melihat apa yang ku butuhkan saat itu. Aku beruntung karena dia ada, aku harap dia juga demikian. Mungkin banyak hal yang salah dan hanya sedikit yang benar, tapi tak masalah selama kami masih berada di jalur yang sama kami tidak akan pernah mengkhawatirkan itu. Berulang kali melakukan hal bodoh yang sama, mengulang cerita yang sama tapi bagi kami tidak membosankan, mempunyai masa depan yang mustahil tapi bagi kami saat ini itulah yang nyata walau hanya sesaat. Bagiku ia adalah ia dan aku adalah aku. Tak masalah orang lain memandang kami, yang penting adalah kami akan tetap tersenyum dan akan menangis bersama. Tidak ada lagi kehangatan dan ketenangan dari jiwa yang rapuh diantara sekian banyak kepalsuan selain ketenangan dan kehangatan saat menggenggam tangannya. Tidak ada lagi sandaran yang menguatkan selain sandaran bahu yang dia sediakan. Tidak ada lagi tawa yang menyenangkan selain tawa perhatian dari pipi yang terkena sisa es krim. Tidak ada lagi air mata yang meluluhkan selain airmata kesakitannya. Aku bahagia dan bangga bersamanya, tak ada yang dapat menggantikan getaran suci ini. Ini bukan cinta sepasang kekasih. Ini adalah realita kebutuhan jiwa. Bukan sentuhan kelembutan seorang kekasih, tapi sentuhan jiwa yang patah. Dan tidak ada persahabatan yang akan luntur jika setiap detik hidup kita selalu bersyukur bahwa kita adalah bagian penciptaan yang menakjubkan. Berbagilah maka itu akan kembali padamu.....
Sadarilah bahwa hidup hanya sesaat dan tak ada yang dapat menemanimu lagi selain Sahabat Kehidupan. Dan sahabatmu yang sekarang hanyalah titipan, sebuah petunjuk agar kau dapat menghargai hidupmu seperti halnya saat kau memandang hidup orang lain dengan penuh takjub....
Aku bahagia memilikimu sahabatku, dan mungkin kau tidak akan pernah membaca blog ini atau tahu perasaanku yang sebenarnya. Tapi setiap hal terindah yang aku temui, ingin sekali kukatakan bahwa aku ingin kau ada disini untuk melihat hal indah tersebut....
Aku menunggumu memberitahuku apa yang kini merisaukan hatimu. Aku tahu kau memiliki kemampuan untuk menyelesaikannya dan tak ingin merepotkanku, tapi kau tahu kan bahwa aku paling senang kau buat repot. Dimanapun kita sekarang berada, kita tetap yakin pertemuan berikutnya akan menyenangkan. Pasti. Seperti sebelumnya penuh kejutan yang akan selalu kita ingat sepanjang hidup kita....
For my lovely friend DD... Now I really miss u....

